Agresif Itu Perlu

Setiap pagi di Afrika, ketika seekor kijang terjaga. Ia tahu bahwa ia harus berlari lebih cepat dari kejaran seekor singa, atau ia akan mati.

Dan setiap pagi ketika seekor singa terjaga, ia harus bisa mengejar dan menangkap kijang, atau ia akan mati kelaparan.

Sebuah cerita singkat di atas mungkin sudah sering Anda dengar dari berbagai sumber. Kisah singkat tersebut cukup berbekas di pikiran saya karena makna nya tidak sesingkat dari ceritanya, luar biasa πŸ™‚

Tidak peduli singa atau kijang, kita semua sebagai manusia yang diberi akal dan pikiran haruslah agresif dalam mencari kebahagiaan, baik jiwa maupun raga di Bumi ini. Jika kebahagiaan itu berupa materi, kita harus senantiasa bersemangat dalam mencari dan menjemput sang rezeki tersebut.

Menurut Anda, apakah agresif itu perlu ? Dalam konteks ini saya menitikberatkan kepada konsep kepuasan hidup. Entah itu puas karena mengejar banyak uang, mengejar jabatan tinggi, mengejar prestasi atau bahkan mengejar kasih sayang.

agresif-itu-perlu

Semua hal yang menurut kita menyenangkan tidaklah salah, asal hal tersebut berdampak positif bagi kemajuan pribadi kita. Dengan lebih agresif, kita mampu mendapatkan lebih cepat bahkan lebih banyak asal kita benar-benar mau untuk memulai tanpa ragu-ragu. Menjadi pribadi yang agresif dalam mengejar target tidaklah buruk jika masih memakai kaidah-kaidah yang berlaku.

Sebagai contoh, ada seseorang yang senang sekali berbisnis. Ia tidak terlalu mementingkan passion dalam berbisnis, yang penting ia bisa punya banyak uang meski dari hasil bisnis apa saja, palugada biasa kita menyebut. Ia menjual apa pun yang dia rasa dapat mendatangkan untung. Setiap bisnis orang lain ia pasarkan kembali ke orang-orang. Meskipun kelihatannya serakah, namun ia tetap memegang teguh bahwa hasil yang ia dapatkan haruslah halal dan berkah dari hulu ke hilir untuk rezekinya tersebut.

Meski banyak juga yang bilang bahwa tipe orang tersebut tidaklah fokus, namun keagresifannya dalam mengejar rezeki wajib kita tiru, ketimbang kita sudah fokus mengerjakan sesuatu, namun belum ada hasil yang luar biasa, bukan ?

Saya pribadi sering menjumpai orang yang agresif dalam meraih kesuksesan hidupnya. Ia rela mengorbankan masa muda dan waktu bermainnya untuk bisa meraih semua impiannya secara lebih cepat dan lebih baik lagi. Sampai-sampai, ia pun harus jauh dari orang tua nya. Sungguh, keagresifanya tersebut kadang membuat saya ciut jika saya tidak bisa melebihi dia dengan apa yang sedang saya perjuangkan saya ini.

” Sudah seberapa agresif kah saya dalam menerjang semua permasalahan dan meraih kesuksesan hidup yang saya dambakan ??”

Ya! Memang benar bahwa rezeki sudah dijamin oleh Allah SWT di muka bumi ini, namun ada rezeki-rezeki lain yang akan kita dapatkan sebagai BONUS jika kita mampu untuk berusaha lebih dalam meraih kesuksesan hidup ini.

Mari, kita harus lebih semangat lagi, lebih terencana lagi, lebih banyak beraksi lagiΒ  dan lebih agresif lagi jika memang apa yang kita ingin dapatkan belum semua nya terwujud. Raih mimpi, kejar prestasi, lakukan yang terbaik, karena hidup cuma satu kali πŸ™‚

SEMANGAT !!!!!!!!

@DandyKurniadi
Praktisi, Trainer, Motivator Bisnis Online

 

 

 

2 Comments

  1. “, namun keagresifannya dalam mengejar rezeki wajib kita tiru, ketimbang kita sudah fokus mengerjakan sesuatu, namun belum ada hasil yang luar biasa, bukan ?”

    Bung dandy,,ini kita tiru gmn mksdnya?meninggalkan fokus yg kita kerjakan trs beralih menjadi agresif,atau kita tetap fokus sm yg kita kerjakan,agresif disini mksdnya bersemangat,lebih cekatan lg,dan lebih sigap?

    Soalnya,agresif itu harusnya sejalan sm fokus bukan? Org yg fokus itu bisa jg agresif,dengan kefokusannya.
    Nah,cm org yg agresif,udh jelas gak fokus menekuni yg dikerjain,tp fokus pada tujuannya sukseskaya,jd ngerjain yg menguntungkan aja..

    Nah,biasanya lg, fokus itu dorongan dr hati,misalnya fokus belajar piano,fokus baca,nonton film,itu fokus tuh..
    Solat. Jg trmasuk,

    Kalo agresif biasanya dorongan dr keadaan, misalnya kucing udah ngebet kawin,atau org yg udh ngebet mau kaya, udh gak tahan sm desakan ekonomi.

    Hehe..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *