Jika Salah Ucap

Manusia tidak terlepas dari kesalahan. Wajar saja jika suatu hari ada saja hal yang tidak sengaja kita lakukan saat semuanya sudah terasa benar.

Salah satu hal yang kadang tidak sengaja atau tidak terkira dalam melakukan kesalahan adalah SALAH UCAP. Teringat kata seorang bijak bahwa lidah dapat lebih tajam daripada pedang. Benar saja, jika salah ucap terjadi dalam aktivitas kita, hal yang tidak diinginkan dapat saja terjadi.

im_not_saying_youre_wrong

Hal mengenai salah ucap ini pun pernah terjadi dalam hidup saya tidak hanya sekali. Saya memang tidak mungkin untuk menarik kata-kata saya tersebut. Menerima hasil ucapan saya yang salah tersebut dengan imbas lawan bicara menjadi marah-marah, menangis, tersinggung, bahkan pergi adalah konsekuensinya.

” Orang lain dapat memaafkan perkataan Anda, tetapi belum tentu ia dapat melupakannya. “

Kata bijak tersebut selalu terngiang dalam pikiran saya. Akhirnya hal tersebut membuat saya semakin hati-hati dalam mengucapkan sesuatu, terlebih jika menyinggung hal yang sensitif entah apapun itu.

Satu cerita cukup pahit bagi saya atas salah ucap adalah ketika saya mempunyai suatu kemelut dalam perasaan saya tentang suatu aktivitas di kampus. Saat itu posisi saya sudah menjadi alumni dan pada saat itu pula saya sedang berada di ruang fakultas karena mau meminta izin untuk mengadakan suatu acara entrepreneur di kampus.

Suasana di fakultas memang tidak terlalu ramai, hanya ada beberapa dosen kepala jurusan. Nah, kebetulan saya bertemu dengan salah 1 dosen yang mengajar mata kuliah kewirausahaan, dan secara spontan saya bertukar pikiran mengenai apa yang saya rasakan dikampus dulu. Mengenai kurangnya semangat dan aktivitas nyata kewirausahaan di kampus.

Saat di tengah-tengah “curhatan” saya terserbut, spontan si dosen tersebut langsung balik berkata kepada saya dengan memicingkan mata dan nampak jengah karena ada beberapa kata-kata saya yang dirasa tidak terjadi pada kenyataannya.

Saat itu saya sadar, saya salah ucap. Alhasil saya langsung diam dan mendengarkan “serangan balik” dari dosen tersebut. Saya hanya bisa mengiyakan semua perkataannya untuk membuat ia merasa “menang” walau pada kenyataannya saya pun belum selesai berbicara.

Nasi sudah menjadi bubur, akhirnya dosen tersebut sudah mengeluarkan semua uneg-uneg nya. Saya tahu, bahwa memang saya belum pernah di ajar dosen tersebut serta belum pernah melihat sepak terjangnya secara langsung terhadap konstribusi kampus.

Sedih atas salah ucap, senang atas perkataan beliau yang membuat saya bangga atas pekerjaannya. Begitulah, kadang kita tidak tahu kenyataan jika tidak mau bertanya atau mencari tahu.

Semoga hal diatas dapat menjadi pelajaran bagi kita bersama. Tetaplah rendah hati, jaga selalu ucapan, berbicara yang perlu saja, sisanya jadilah pendengar yang baik.

Tetap SEMANGAT πŸ™‚

@DandyKurniadi
Praktisi Bisnis Online

Tidak Ada Yang Mahal

Serius ! Tidak ada yang mahal di dunia ini. Masih belum percaya ?

payless-for-everything

Mungkin bagi Anda harga sebuah iPhone 5 adalah handphone yang mahal. Saya pun setuju, tapi jika Anda adalah seorang bintang sepakbola seperti C. Ronaldo, apakah iPhone 5 itu mahal harganya ?

Jadi, mahal atau murah itu merupakan sesuatu yang tergantung. Ya, tergantung pendapatan, tergantung harta, tergantung tahta, tergantung kerjaan Anda, pokoknya tergantung apa saja yang biasa menjadi tolak ukur kesejahteraan di dunia.

Miris ya ? Sekali lagi, jika Anda masih merasa segala sesuatunya mahal, mungkin Anda belum mampu saja. Belum ada uangnya, atau memang tidak merasa membutuhkannya.

Saya pribadi tidak akan langsung menilai segala seuatu tersebut apakah mahal atau tidak. Yang saya lakukan adalah berpikir apakah dampak yang akan saya dapatkan jika saya membeli sesuatu yang saya anggap mahal tersebut.

Sebagai contoh dulu saya pernah mengikuti sebuah seminar tentang bagaimana cara meraup uang di internet. Seminar tersebut sangat menarik perhatian saya karena hal tersebut merupakan salah satu topik kesukaan saya. Walau pada saat itu saya belum punya uang banyak, saya memberanikan diri mengikuti seminar tersebut di salah satu hotel di Jakarta. HalΒ  itulah kali pertama saya membayar cukup mahal untuk sebuah seminar.

Belum sampai disitu, setelah mengikuti seminar yang menyenangkan dan membuka banyak sekali wawasan baru bagi saya tersebut, sang MC kemudian memberitahukan seputar pelatihan mengenai praktik langsung untuk meraup uang di internet. Sebagai info, untuk mengikuti seminar tersebut saya membayar tiket Rp 500.000, hal itu saja sudah membuat saya yang saat itu masih menjabat sebagai mahasiswa sudah cukup “berat’, hehe.

Kemudian berlanjut jika ingin mengikuti langsung pelatihan yang di seminarkan tadi saya harus merogoh kocek sebesar Rp 10.000.000,- pada awalnya, namun pada akhirnya si MC memberikan promo untuk mengikuti training tersebut cukup dengan membayar 5 juta rupiah saja. Waw !!! Tetap saja harga segitu masih tergolong mahal untuk saya yang masih mahasiswa ini. Saat itu saya langsung diam, tetapi di lain sisi saya tidak mau menganggap hal itu mahal karena saya berpikir tentang MANFAAT yang akan saya dapatkan jika saya mau membayar “mahal” pengorbanan uang saya tersebut untuk mendapatkan ilmu luar biasa dari hasil pelatihannya.

Alhasil, saya berpikir keras pada saat itu bagaimana cara untuk mendapatkan uang sebesar itu. Terlebih saat itu saya baru saja memulai bisnis online yang hasilnya belum seberapa. Saat itu pula saya merasa yakin bahwa dengan mengikuti pelatihan tersebut merupakan jawaban dari doa saya selama ini. Tanpa berpikir panjang, saya pun mendaftarkan diri dengan membayar DP sebesar Rp 1 juta dengan uang tabungan saya. Langsung deh saya cukup dag dig dug melihat isi rekening yang terkuras habis.

Singkat cerita, akhirnya saya berhasil mengikuti pelatihan tersebut dan menjadi angkatan pertama. Uang sisa yang harus dibayarkan pun berhasil saya dapatkan meski ada yang bermodal hutang. Lalu tahukah Anda ? Dari hasil saya membayar uang Rp 5juta tersebut, 2 tahun setelah itu saya berhasil mendapatkan uang puluhan juta dari hasil pengembangan training yang saya ikuti πŸ™‚

Jadi, masih merasa bahwa ada sesuatu yang mahal di dunia ini ?

@DandyKurniadi
Praktisi Bisnis Online

Buang Jauh Mental Miskin

Mental miskin adalah suatu penyakit dalam diri manusia yang sungguh menyedihkan. Walau tidak semua orang menyadarinya, penyakit mental miskin ini hampir hinggap disemua orang di dunia, terlebih bagi mereka yang merasa hidup serba kekurangan baik itu sandang, pangan, serta papan.

buang-jauh-mental-miskin

Sejauh saya mengikuti seminar dan training untuk pengembangan diri. Para pembicara tersebut mempunyai benang merah yang sama.

Apa itu ? Benang merahnya adalah “PIKIRAN” yang selalu POSITIF dan “HATI” yang senantiasa ikhlas. Hidup dengan merasa kaya raya meski pada kenyataannya masih jauh dari cukup. Berysukur bikin makmur, banyak ngeluh bikin kufur.

Daripada mengharapkan sesuatu yang gratisan atau undian, orang yang enggan dihinggapi mental miskin ini lebih berpikir untuk bekerja lebih keras serta cerdas untuk menaikkan taraf hidupnya.

Betapa mereka tahu, tidak enak menjadi orang miskin. Hidup serba kekurangan, pikiran jadi sempit, dan yang lebih parahnya lagi dapat merasa bahwa derajat terasa rendah.

Pun belum berhasil meraih impian, orang-orang yang mau maju sudah belajar untuk bermental kaya. Setidaknya hidup belum kaya, mereka sudah bermental kaya. Tolak ukurnya mereka selalu belajar untuk menjadi tangan di atas, giving and given, bukan take and and gift.

Jadi, bagi yang merasa “dihinggapi” mental miskin, segeralah berubah. Jika merasa tersinggung, ya ga usah marah, balik lagi, ya mendingan berubah jadi orang yang jauuuh lebih bermanfaat bagi sesama. Setidaknya belum kaya raya, paling tidak sudah bisa jadi pahlawan bagi diri sendiri dan keluarga πŸ™‚

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Perkenalkan, Dunia Website !

Alhamdulillah, setelah 8 bulan berjalan membangun sebuah bisnis baru ini, saya pun baru sempat menulis tentang bisnis ketiga saya yang sangaaaaat menyenangkan ini πŸ˜€

Langsung saja, bisnis ini bergerak dibidang jasa pembuatan website. Bisnis saya dalam bidang jasa ini bernama :

dunia-websitewww.DuniaWebsite.com

Dunia Website sendiri lahir karena rasa keinginan saya untuk bisa belajar membuat website sendiri. Pada mulanya saya berbisnis online, saya sudah menggunakan website sebagai salah satu media untuk membangun bisnis (TakoTaki.com). Walau website saya pada mulanya masih belum dimaksimalkan, saya sudah percaya bahwa mempunyai website merupakan hal yang sangat penting untuk keberlangsungan dan eksistensi bisnis baik itu offline maupun online.

Lalu seiring berjalannya waktu, saya merasa website saya kurang begitu “cantik”. Tampilannya begitu-begitu saja dan fitur yang didapatkan masih kurang memuaskan. Akhirnya, saya pun memutuskan untuk memutuskan hubungan dengan penyedia jasa pembuatan website awal kemudian bermigrasi ke hosting dan domain ke server yang sudah saya sewa sendiri. Saya pun membangun dari awal lagi website saya (TakoTaki.com) tersebut.

Pada awal mula website TakoTaki tersebut pindah, semua hal baik itu design, fitur, serta maintenance adalah saya sendiri yang mengurus. Saya sempat bingung dan tampilan website tersebut masih sangat standar. Kemudian dengan seiring berjalannya waktu saya belajar SEO, web design, dan web development, akhirnya tampilan serta fitur dan sistem di website pertama saya telah disempurnakan.

Darisitu akhirnya saya pun merasa passion saya dibidang teknologi pun makin mencuat, akhirnya saya memutuskan untuk membuat bisnis jasa pembuatan website, meski belum menjadi expert dibidang tersebut, saya tetap memberanikan diri karena masih banyak melihat peluang yang begitu besar dalam jasa pembuatan website ini. Terlebih, saya pribadi masih merasa banyak jasa pembuatan website diluaran yang masih belum setara atas apa yang dibayar dengan apa yang akan di dapat. Dengan berbasis keyakinan “what you see is what you get (WYSIWYG)”, saya pun dengan resmi mendirikan Dunia Website.

Dunia Website sendiri mempunyai visi sebagai berikut :

“Menjadikan Masyarakat IndonesiaΒ  Agar Berkonstribusi Secara Aktif Di Dunia Online (Internet) Dengan Cara Cerdas Dan Kreatif.”

Misi yang diemban oleh Dunia Website adalah :

[box type=”shadow”] 1. Menyediakan jasa pembuatan website sebagai wadah untuk berbagi baik itu bisnis serta sosial di internet

2. Menyediakan jasa design grafis agar masyarakat dapat lebih terpercaya secara reputasi dan pengalaman di internet

3. Membuat seminar dan pelatihan tentang website agar masyarakat dapat lebih cerdas dan pandai dalam mengolah peluang di internet.

4. Menyediakan jasa pembuatan program untuk mendukung sistem kerja yang lebih baik[/box]

Alhamdulillah, seiring Dunia Website ini saya bangun, klien yang telah saya dapatkan telah mencapai 50-an orang. Eitss belum selesai sampai disitu, saya pun telah menemukan tim yang saya dambakan untuk membangun bersama bisnis ini. Pada awal mula saya membuat bisnis website ini, saya memang telah bertekad untuk menemukan orang-orang yang mempunyai passion dibidang yang saya buat ini, mereka yang mempunyai skill dibidang program dan design grafis.

Bukan hanya untuk tujuan bisnis semata, tetapi juga karena faktor passion serta cinta yamg membuat mereka bergerak semangat untuk meraih sukses. Yap, tidak lain tidak bukan mereka bernama Hazrina Riza dan Erick Azof. Sungguh sangat senang saya bisa bersama untuk mengembangkan Dunia Website dengan tenaga dan jangkauan yang lebih besar berkat kerjasama dan kekompakkan mereka.

tim Dunia Website

Hazrina Riza, Dandy Kurniadi, Erick Azof

Berbicara tentang tim Dunia Website ini, saya bertemu dengan mereka oleh perjalanan waktu. Pucuk dicinta ulam pun tiba, saya bertemu dan bersahabat dengan mereka dengan lancar dan menyenangkan. Dengan bergabungnya mereka di Dunia Website, klien pun lebih percaya dan kian bertambah karena Dunia Website makin sempurna baik pada jasa pembuatan website, desain grafis serta program. Bercerita tentang mereka berdua, mungkin akan saya buat khusus di postingan saya berikutnya karena mereka begitu berarti untuk saya. Terima kasih Iin, terima kasih Erick. Ayo kita sukses BERSAMA di Dunia Website πŸ™‚

Seperti misi-misi yang telah saya paparkan di atas, kami akan senantiasa berpartisipasi aktif membangun Indonesia dibidang ONLINE agar masyarakat dapat lebih cerdas dan pandai mengolah peluang di internet.

Sebagai penutup, saya selalu teringat kata-kata bijak dari seorang motivator :

” Segala sesuatu yang dilakukan sendiri, hasilnya memuaskan. Namun segala sesuatu yang dilakukan bersama-sama, hasilnya SEMPURNA.”

Jadi, jika Anda membutuhkan jasa pembuatan website, klik saja www.DuniaWebsite.com. Dunia Website, get your own web.

Salam ONLINE,

@DandyKurniadi

Praktisi Bisnis Online

Jagalah Perkataanmu

Seringkali kita sering berhadapan dengan orang yang luar biasa menjengkelkan. Entah dari omongan ataupun sikap orang tersebut. Baik orang itu adalah orang yang telah kita kenal, maupun orang yang baru saja kita temui. Apakah Anda pernah merasa atau bahkan telah mengalami seperti itu ?

Jika iya, hal tersebut merupakan hal yang wajar. Pun jika tidak, saya yakin Anda pernah mendengar kalimat diatas dari cerita orang lain. Intinya, ada sesuatu yang kurang mengenakan dari tindak tanduk orang tersebut.

watch your mouth

Saya pribadi pun pernah mengalami hal yang serupa. Baik tindakan serta omongan orang tersebut begitu tidak enak kita rasakan. Tapi setiap saya bertemu dengan orang seperti itu, saya lebih memlilih tersenyum dan mengelus dada saja.

” Sabar…sabar..”

Hehe begitulah, daripada saya sibuk di “racuni” oleh perkataan orang tersebut, lebih baik saya berkaca diri. Menjaga omongan saya dan tetap merasa positif.

Ingatlah teman, apa yang kita bicarakan adalah cerminan dari diri kita. Jika perktaan kita senantiasa menjelek-jelekkan orang lain, pada kenyataannya kita belum tentu lebih baik dari orang tersebut. Bijaklah dalam berpikir, berpikirlah sebelum berbicara, dan berbicaralah dengan hati yang sebenarnya (baca : tidak bohong).

Semoga kita selalu bisa menjadi orang yang selalu berdampak positif dan disenangi oleh orang lain dimana saja, aamiin πŸ™‚

@DandyKurniadi

Takut Salah

Sebagian besar orang menganggap bahwa takut salah adalah hal yang wajar. Terlebih jika mereka yang melakukan suatu hal yang baru. Jadi sangat wajar jika merasa takut salah.

Membahas seputar ‘takut salah’ ini sangatlah menarik. Saya sendiri pun terkadang masih merasa takut salah jika melakukan suatu hal yang baru. Bahkan, suatu hal yang sering kita lakukan pun bisa saja muncul perasaan takut salah. Sekali lagi perasaan tersebut memang ada dalam diri kita sebagai manusia yang berpikir.

takut-salah

Namun, jika kita meneliti lebih lanjut. Sejauh pengalaman yang saya lalui perasaan takut salah ini sangatlah menyenangkan jika kita telah melakukan hal yang kita takutkan tersebut dan berhasil untuk dilalui. Perasaan lega akan menghampiri bagi mereka yang telah berhasil menggebrak perasaan takut tersebut.

Saya pun punya 1 kalimat untuk merangkum kalimat-kalimat di atas :

” 1 aksi dapat mengalahkan 1000 teori. ” (Dandy Kurniadi)

Ya, betul sekali! Perasaan takut salah ini dapat segera kita musnahkan dengan melakukan ACTION !! Segeralah menantang diri Anda dengan segera melakukan apa yang menurut Anda tersebut dapat terjadi kesalahan.

Fokuslah pada HASIL yang akan didapatkan jika takut salah. Nikmati proses yang dilalui dengan merasa bisa mengerjakannya walau dirasa belum sempurna. Alhasil, insya Allah Anda akan dapat hasil yang diinginkan.

Bagaimana jika perasaan takut salah tersebut menjadi kenyataan ? Misal ketika Anda baru memulai bisnis, lalu takut merasa salah dalam memilih lokasi ?

Menurut hemat saya, kita tidak perlu cemas dan merasa bodoh. Ingatlah, yang penting Anda sudah ACTION ! Jika memang salah, jadikan hal tersebut menjadi PENGALAMAN. Ketimbang Anda dirundung rasa penasaran karena terus merasa takut salah tapi tidak melakukan aksi sama sekali.

Hal salah yang sudah terjadi, tinggal diperbaiki saja bukan ? Selalu ingat, dimana ada masalah, disana ada solusi. Yang penting, terus beraksi tuk meraih mimpi πŸ™‚

#beaDANDY

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Cara Menampilkan Yahoo Messenger (YM) Di Widget

Banyak tips yang memberi solusi untuk menampilkan Yahoo Messenger (YM) di widget WordPress atau blog lainnya.


Biasanya cara tersebut adalah dengan memasukkan kode HTML tertentu. Bagi yang awam, kadang melihat kode-kode pemrograman sedikit saja sudah pusing sepertinya, hehe.

Saya pun mempunyai cara sederhana dan sangat mudah sekali untuk menampilkan YM di widget web Anda :

  1. Buka http://ymgen.com/index.php?opt=yahoo-messenger
  2. Pilih jenis icon YM di sebelah kiri layar
  3. Masukkan ID YM Anda di kotak yang sudah tersedia
  4. Submit
  5. Copy paste kode yang muncul ke dalam widget web Anda

Mudah bukan πŸ™‚

Belum Cukup Umur

Hari ini seperti biasa saya menunaikan ibadah shalat Jum’at di masjid dekat rumah. Saya bersama adik saya yang laki-laki datang lebih awal agar dapat duduk di barisan paling depan.

Setelah sampai dan duduk di barisan depan, kamipun bersiap menunggu imam naik mimbar. Pujian-pujian kepada Allah dilayangkan. Sungguh indah dan sejuk di dada. Meski jam sudah mau menunjukkan pukul 12 siang, tapi setengah masjid yang tidak terlalu besar ini belum penuh. Bahkan barisan depan masih banyak yang ‘bolong-bolong’.

Kemudian azan pun berkumandang, dilanjut dengan shalat sunah sebelum zuhur. Baru saja berdiri mau shalat, tiba-tiba seorang bapak-bapak dari belakang menyuruh adik saya yang masih kelas 3 SD ini untuk mundur dari barisan depan dan digantikan oleh dia.

belum-cukup-umur

” Itu anak kecilnya suruh dibelakang saja, dia belum cukup umur di depan.” Bapak itu berkata.

Sayapun jujur sempat kaget dan timbul rasa agak kesal karena ia berkata seperti itu. Tak mau ambil pusing, saya pun ikut mundur menemani adik saya ke barisan 2. Perasaan agak jengah itu masih muncul, saya pun hanya bisa beristigfar dan langsung saja shalat sunah bersama adik saya.

Setelah shalat, saya masih saja bertanya dalam diri :

” Memang ada ya hadist, riwayat atau ayat yang tidak memperbolehkan anak kecil berada di shaf depan ketika salat ?? ”

Ya karena saya belum ada pengetahuan tentang itu, saya pun tidak berani mengira-ngira.

Sampai saat ini saya menulis, saya belum mencari kebenaran dari pertanyaan saya tersebut terkait soal “belum cukup umur ya jangan di depan”.

Di tulisan selanjutnya, insya Allah saya akan merangkum apa yang sudah saya dapat dari informasi dan jawaban orang-orang yang berkompeten.

Ya, intinya saya mau curhat dulu soal masalah saya ini. Biar jadi bahan pembelajaran bagi saya dan juga yang membaca artikel ini.

Jika ada jawaban atas pertanyaan saya ini, monggo di komen yah, terima kasih banyak πŸ™‚

Salam,

@DandyKurniadi