Bertahan Atau Menahan ?

Zaman semakin sulit, persaingan semakin sengit, dan permasalahan hidup kian morat-marit. Kalau tidak gesit, bisa-bisa hidup hanya cukup bahkan harus ngirit.

Itukah beberapa keluhan orang-orang saat ini ?? Memang betul zaman semakin edan, tapi ga gitu gitu juga kali 😀

Seringkali kita terjebak dalam suatu masalah yang membuat pusing kepala. Bahkan tidak sedikit orang yang sudah tidak sanggup lagi bertahan menjalani kehidupan. Alhasil ia pun seperti zombie saja, hanya menjalani rutinitas yang tidak membuat ia merasa bahagia karena tidak bisa berkembang.

Footballers defending

Bertahan hidup merupakan sebuah pilihan. Kalau mendengar cerita-cerita tentang karyawan yang sudah bekerja belasan bahkan puluhan tahun di perusahaan, keluh kesah mereka yang paling saya ingat adalah mereka hanya bisa mencukupi kebutuhan yang memang harus dikeluarkan saja, sisanya mereka tidak bisa terlalu bersenang-senang karena masih banyak “beban” yang harus ditanggung. Entah itu hutang, cicilan, asuransi, bayaran bulanan, dan lain sebagainya.

Banyak yang bilang bertahan dengan apa yang sudah dipunyai jauh lebih baik ketimbang berusaha mendapatkan lebih namun resikonya terlalu besar jika tidak berhasil. Alhasil, mereka pun hanya menahan keinginan mereka untuk mencapai kehidupan yang lebih membahagiakan.

Bahagia belum tentu harus banyak uang, belum tentu juga karena punya jabatan tinggi. Bahagia pada dasarnya merupakan alasan yang membuat kita terus menyelami semua kegiatan yang kita lakukan dengan sepenuh hati. Tidak karena unsur terpaksa, atau karena hanya harus dikerjakan agar bisa bertahan dalam menjalani hidup.

Maukah Anda terus saja bertahan dengan apa yang ada sekarang ? Atau hanya terus menahan segala keinginan yang bisa saja kita dapatkan jika mau keluar dari zona nyaman selama ini ?

Bertahan atau menahan ? Atau mungkin Anda punya jawaban lain yang lebih seru ? Semoga kehidupan kita semua kian bahagia dari hari kehari 🙂

The Art Of Networking

Have you ever met someone on the street ? Maybe it was a regular thing. But what if wherever you are, everyone were knowing you ? Wow, just like a movie star. Well if you are indeed a movie star, it may just happen. In fact, it may only happen to a few people, hehe.

Talking about well known people is exciting to talk about. Many people who are happy to be known and worshiped. It exists in everyone, but it has different levels of desire. However, it does not apply to a person who love to relate with others. People used to call him was a networker. The man who was usually present in many events according to the networking field he wanted.

But there is only one networker who is sociable. He could be anywhere in the show even though there is no relevance to what he sought. Today many people are happy to establish relationships with anyone. What is the purpose of it all?

the art of networking

A networker usually gathering friends from various fields. He has a lot of contact database of every person he met. If there is a problem, he can easily find and contact the interwoven relationship he’s ever known. Cool isn’t it?

Today was an era where people have started to move to open a business. Not only because the price of the ride, but we need more and more wants. Even more remarkable, sometimes a lot of things that basically we do not need is actually even be one of the targets to be bought.

A networker is a bridge between the problem and the solution. They come in the middle thought when someone encounters a problem. Networker can also help find a solution quickly because he already knew a lot of people out there. But not limited to, a person who forged many relationships with other people could have been aiming to market their products faster. By getting to know more people, he can tell a lot of people he met at all times.

Indeed, in establishing the relationship are able to do, but not everyone is able to know and be known by the people he had met. Therefore, it remains a sociable person and you need a special skill to have a great relationship with each other.

Things I like to do with networking is that I can get a lot of info about a lot of things that I can get for free. Sometimes, it can bring its own sustenance for me. Ah, that’s the art of networking. What about you?

Hapus Keraguanmu

Seringkali kita merasa ragu dalam menjalankan sesuatu. Hal itu merupakan sebuah kewajaran yang ada dalam diri seorang manusia. Namun bagaimana jika keraguan itu selalu menghampiri kita dalam setiap pilihan ? Rasanya bagaikan dihinggapi rasa ketakutan akan sebuah efek yang kurang mengenakan jika keraguan itu benar terjadi.

Padahal jika kita terus dihinggapi rasa ragu, yang ada kita tidak akan 100% mengeluarkan potensi diri kita. Sebagai contoh kecil ketika waktu itu saya belajar menyetir mobil untuk pertama kalinya. Saat itu saya memang ingin sekali untuk bisa cepat mengendarai mobil dengan lancar. Kemudian saya diberi sedikit pengarahan mengenai teori cara mengendarai mobil yang benar oleh beliau. Kata-kata ayah saya yang selalu saya ingat dan menjadi penyemangat ketika saya timbul keraguan adalah :

Kalau bawa kendaraan, bayangkanlah seolah-olah kamu itu PEMBALAP handal. Beloknya yakin, ngebutnya yakin, semuanya YAKIN. “

Waw !! Kalimat itu sangat berbekas dalam diri saya sampai sekarang. Beberapa menit kemudian saya langsung duduk di kursi pengemudi. Mobil pun berjalan pelan dan saya mengendarai mobil tersebut dengan cukup lancar. Walau baru pertama kali, tapi saya merasa sudah cukup bisa untuk mengendarai mobil tersebut. Alhasil karena keraguan saya sudah berhasil ditepis berkat motivasi dari ayah saya, proses belajar mengendarai mobil itupun menjadi cepat.

do_what_you_love_without_hesitation

Memang betul sekali, hapus keraguanmu jika memang itulah keputusan yang kau ambil. Teringat sebuah cerita tentang seorang CEO sebuah perusahaan besar yang sangat disegani oleh semua karyawannya. Hal itu terjadi karena disetiap ia mengambil keputusan mengenai kelangsungan perusahaan, hasilnya selalu baik dan tidak meleset.

Kemudian ia pun diwawancarai tentang rahasia mengenai keputusan-keputusannya yang hampir tidak pernah meleset itu. Tahukah apa yang ia jawab ?

” Saya memang saat ini dapat membuat keputusan yang baik dan benar karena sebelumnya saya telah mengambil BANYAK SEKALI keputusan yang salah dan buruk.”

Lihatlah ? Bahkan seorang CEO perusahaan besar pun pernah mengambil keputusan yang salah dalam hidupnya. Ia pun belajar dan menganalisis kembali keputusannya tersebut. Jika ia dihadapkan kembali kepada keputusan yang sama tepat seperti saat dulu, ia sudah tidak ragu lagi memberi keputusan karena ia telah yakin bahwa pilihan yang lain kurang tepat karena ia telah mengalaminya.

Jadi, hapus keraguanmu, lalu lihatlah hasil keputusanmu dapat membuatmu menjadi orang yang lebih yakin nantinya. Belajarlah dari pengalaman, hapuslah keraguan, dan hadapilah segala tantangan dengan keyakinan. Karena hanya orang yang tidak pernah melakukan kesalahanlah yang tidak pernah salah.

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

 

 

Arti Penting Respon Dalam Bisnis

Komunikasi merupakan salah satu elemen penting dalam kehidupan kita. Ia menjadi media yang menjembatani hubungan antara sesama makhluk hidup di dunia ini.

Dalam komunikasi, saya sangat senang sekali membahas mengenai arti penting respon dalam sebuah aktivitas apapun. Misalnya kita berteriak minta tolong, namun tidak ada orang yang mendengar, bagaimana rasanya ? Padahal tidak jauh darisana ada pos yang selalu di jaga oleh satpam.

Respon merupakan hasil yang menjadi tolak ukur apakah komunikasi yang telah kita berikan berhasil atau tidak mereka cerna dan menjadi umpan balik bagi kita sendiri. Contoh lain adalah ketika sedang berbicara di depan umum, lalu Anda bertanya kepada penonton apakah ada yang mau bertanya, dan seketika itu pula hampir 50% penonton mengangkat tangan dengan antusias untuk bertanya kepada kita. Sebuah respon yang luar biasa bukan ? Tentu saja hal ini dapat menjadi kesenangan bagi kita sendiri yang merasakannya.

Begitu pula arti penting respon dalam bisnis. Saya pernah mengalami beberapa pengalaman baik dan buruk mengenai respon ini. Saya yang cenderung berbisnis via online memang sangat teliti mengenai responsivitas dalam komunikasi bisnis yang saya bangun.

response

Misalnya di setiap website bisnis yang saya buat, saya menyertakan nomor telpon, email, sampai chat via Yahoo Messenger (YM) yang semuanya tersambung langsung kepada saya ataupun pihak marketing bisnis saya. Dengan melangsungkan itu semua, saya berharap jika mereka mempunyai pertanyaan ataupun ingin membeli produk / jasa saya, mereka dapat dengan segera mengkontak dari berbagai arah.

Kemudian dari sisi saya sendiri, saya dapat membuat mailbox tersendiri di smartphone saya. Sehingga ketika email masuk baik itu dari komentar website, penawaran harga, informasi ataupun lainnya dapat dengan segera saya terima saat itu juga. Dengan melakukan itu semua, saya berusaha untuk merespon secepat mungkin dari setiap umpan balik dari pihak calon pelanggan maupun pelanggan saya.

Bagi saya, cara paling jitu MENGHARGAI sebuah hasil komunikasi dalam bisnis adalah dengan merespon secara cepat begitu mereka mengirim sesuatu baik itu berupa panggilan telepon, sms, email, dsb. Bahkan dalam ilmu bisnis yang pernah saya pelajari, jika 3 kali telpon berdering tidak di angkat, reputasi bisnis Anda dapat merosot dimata konsumen Anda.

Sama halnya dengan media lain dalam respon bisnis. Email misalnya, mungkin Anda pernah mencoba untuk mensubcribe di sebuah website. Kemudian baru saja Anda memasukkan email untuk subscribe, beberapa detik kemudian email ucapan terima kasih karena telah bergabung dalam email marketing mereka telah terkirim ke mailbox Anda, lengkap dengan nama Anda pada beberapa bagian kalimat didalam pesan tersebut.

Seolah-olah mereka memang mengetik nama Anda didalam email, padahal itu semua merupakan program yang dapat mendeteksi nama pengirim email, luar biasa bukan ?

Bagi beberapa pebisnis, respon merupakan hal yang sangat penting. Saya pun demikian, oleh karena itu jika memang Anda serius dalam berbisnis, cobalah untuk MENINGKATKAN respon Anda terhadap pesan yang dikirim konsumen atau rekan bisnis Anda. Dengan memperbaiki dan meningkatkan respon tersebut, Anda akan takjub dengan peningkatan bisnis Anda.

Kenapa begitu ? Ibarat kata Anda adalah penjual, dan incaran Anda adalah calon pembeli. Kemudian Anda (penjual) baru satu kali PDKT dengan incaran (calon pembeli) Anda, dan ternyata ia sudah langsung merespon dan terlihat tertarik dengan Anda. Saya yakin, Anda akan sangat gembira sekali karena respon Anda dibalas begitu cepat dari yang dibayangkan.

Begitulah arti penting respon dalam bisnis menurut pandangan saya. Semoga kita semua dapat lebih menghargai seseorang dengan cara merespon mereka dengan cepat dan tepat agar maksud dan tujuan mereka tidak hilang ditelan angin oleh karena tingkat persaingan yang semakin tinggi.

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Jika Belum Terjadi

Pernah mendengar kalimat ini :

” Masa lalu adalah kenangan, masa depan adalah misteri, dan masa ini adalah anugerah.”

Saya setuju bahwa segala sesuatu yang kita telah lewati merupakan sebuah kenangan tersendiri bagi setiap orang. Baik atau buruk kenangan tersebut, hal ini tetap saja telah menjadi bagian dari masa lalu. Saya yakin dengan mempelajari setiap pergerakan di masa lalu dapat membuat kehidupan kita hari ini dan masa depan akan menjadi lebih baik lagi.

Berbicara soal masa depan, saya kadang menjumpai orang-orang yang terlalu berlebihan dalam menyongsong masa depannya. Hal yang saya maksudkan adalah mengenai kekhawatiran mereka terhadap apa yang akan terjadi kepada masa depannya. Banyak yang suka merasa takut, gelisah,  juga was-was untuk memikirkan apa yang akan terjadi di masa depan mereka.  Ketakutan tersebut menjadi momok tersendiri bagi mereka yang terus saja memikirkan apa yang akan terjadi di masa depan mereka. Seolah-olah mereka berubah menjadi seorang peramal yang bisa menerawang masa depan dengan pasti. Padahal itu semua belum terjadi, mungkin saja baru sebatas rencana atau mimpi mereka saja.

Yang lebih parahnya, karena kekhawatiran atas apa yang belum terjadi di masa depan mereka malah membawa dampak negatif terhadap kehidupan mereka di masa sekarang, kehidupan mereka di setiap harinya. Simak saja orang yang divonis oleh dokter bahwa nyawanya hanya bersisa 6 bulan lagi. Orang tersebut hanya bisa pasrah dengan masa depan yang sudah diprediksikan meski vonis sang dokter belum tentu benar adanya.  Alhasil ia menjalani hari-harinya dengan tidak bersemangat, merasa bahwa ia akan hidup tidak lama lagi di dunia ini. Padahal, jika ia mau berusaha dan mempercayai bahwa Tuhannya merupakan pemilik dari segala nyawa di dunia ini, mungin saja keajaiban bisa terjadi. Dalam kenyataannya, tidak sedikit kasus tentang vonis dokter yang meleset dan akhirnya orang tersebut masih hidup sampai sekarang.

Anda mungkin pernah mendengar hal tersebut entah di televisi atau bahkan di kehidupan Anda. Entah itu terjadi pada orang di sekitar Anda, atau mungkin Anda sendiri yang pernah mengalaminya. Jika hal yang belum terjadi tersebut sudah kita khawatirkan dari sekarang, pertanyaannya adalah,

“Apakah hal tersebut pantas untuk kita percayai100% ? “

Jika belum terjadi, apakah pantas kita merasa takut akan sebuah kegagalan ? Jika belum terjadi, apakah kita harus percaya bahwa apa yang akan kita rencanakan di masa depan akan benar-benar menjadi kenyataan ?

futurepredict

Sebuah kalimat bijak yang klasik namun dalam maknanya selalu saya ingat dalam pikiran saya bahwa :

“Manusia berencana, Tuhan yang menentukan.”

Setuju ? Membuat dan menjalankan rencana yang kita buat untuk kehidupan kita yang lebih baik memanglah harus dilakukan agar hidup kita tidak begitu saja mengalir mengikuti perubahan yang ada. Namun kita tetap harus ingat bahwa segala rencana yang kita buat belum tentu akan terealisasi seperti apa yang kita pikirkan. Bisa saja Allah mempunyai rencana lain untuk kita. Ia akan menentukan apakah yang kita rencanakan memang baik atau justru dapat membuat kita menjadi terpuruk nantinya.

Tetaplah berencana untuk mewujudkan mimpi di masa depan, bawalah pengalaman dari masa lalu untuk membuat kita tidak terjatuh di lubang yang sama, dan teruslah berjuang di masa ini untuk menyusuri jalan rencana harus kita lalui. Mari kita menjadi manusia yang mempunyai tujuan namun tetap bersemangat menjalani hari ini dengan langkah pasti agar hal indah yang kita impikan bisa terjadi di masa depan, bukan malah menjadi kekhawatiran karena takut sebelum mencoba dengan sepenuh jiwa dan raga.

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Belajar Dari Pengalaman

Manusia tidak ada yang sempurna. Sama seperti kehidupan kita di dunia, tidak ada yang 100% indah meski kata orang Bumi merupakan surga dunia. Pasti ada hal enak dan tidak mengenakan yang terjadi dalam kehidupan kita.

Terlepas dari itu semua, hal yang paling penting dari setiap hal yang telah kita alami merupakan sebuah pengalaman hidup yang tidak bisa dinilai oleh apapun. Terlebih jika hal tersebut merupakan hal baru yang terjadi dalam cerita perjalanan hidup kita.

Benar kata orang bijak bahwasanya :

“Pengalaman adalah guru yang berharga” .

belajar-dari-pengalaman

Ia menjadi berharga karena kita bisa banyak memetik pelajaran dari setiap momen baik itu menyenangkan atau tidak sama sekali. Sebuah portfolio kehidupan yang berdasar atas pengalaman merupakan hal yang perlu kita syukuri oleh karena banyak hal yang bisa kita pelajari.

Tentunya belajar dari pengalaman merupakan hal yang sangat penting bagi kita yang selalu ingin kualitas kehidupannya menjadi semakin baik dan bermanfaat. Banyak sekali hal yang dapat kita kaji lebih jauh dari setiap pengalaman yang telah kita alami.

Salah satu cerita tentang belajar dari pengalaman adalah tentang sistem bisnis saya di bagian jasa pembuatan website. Beberapa waktu lalu saya mencoba membuat sistem DP dulu 50% di awal, baru kemudian 50% sisanya bisa dilunasi setelah website selesai dibuat.

Sistem tersebut saya buat agar dapat lebih menarik perhatian calon klien yang ingin membuat website. Setelah menguji coba sekitar 7 orang klien, ternyata cara DP dulu 50% diawal malah membuat bisnis saya ini menjadi tersendat. Hal ini dikarenakan ada sebagian dari klien malah molor bayar, padahal website mereka sudah jadi.

Memang, uang 50% sudah masuk dan modal sudah terbilang sudah “balik”. Tapi tetap saja, sisa uang 50% ini menjadi PR tersendiri bagi saya dan tim yang menanti “sisa” kerja keras dalam proses pengerjaan website. Kitapun berusaha mengerjakan dengan sebaik dan secepat mungkin agar pembeli dan penjual sama-sama cepat puas. Kami dibayar, mereka kami buatkan website sesuai keinginan.

Akhirnya saya pun menutup sistem DP 50% ini menjadi sistem semula. Yaitu pembayaran 100% di awal. Tujuannya karena saya dan tim website memang berkomitmen untuk mempercayakan urusan klien terhadap website secara 100% tanpa harus khawatir apakah hasil kerja dan manfaatnya dapat cepat dirasakan oleh mereka.

Memang ya, belajar dari pengalaman itu merupakan hal menarik bagi kita sendiri yang mau dengan bersenang hati untuk memperbaiki serta meningkatkan kualitas hidup kita dimasa yang akan datang.

Yuk kita terus belajar dari pengalaman agar senantiasa menjadi manusia yang lebih hebat terhadap lika liku kehidupan.

@DandyKurniadi

Semua Harus Dijemput

Hampir 3 tahun sudah saya menekuni bisnis online. Dari awalnya yang tidak tahu apa-apa kini saya sudah mulai meniti jalan untuk menjadi seorang yang punya andil di perkembangan bisnis online. Beragam seminar dan pelatihan bisnis serta motivasi telah saya ikuti. Sungguh hal tersebut telah membuat banyak perubahan positif yang sungguh besar bagi kualitas kehidupan saya.

Dari seminar Ippho Santosa sang pakar otak kanan, Jamil Azzaini sang inspirator sukses mulia, Ust Yusur Mansyur sang ustad yang berbisnis, Ahmad Gozali sang pakar emas, sampai pelatihan Ali Akbar sang pakar SEO membuat saya semakin berSEMANGAT dalam menjalani dan mengembangkan bisnis saya. Dari sisi ekonomi sampai spiritual sudah saya rasakan semua. Luar biasa, saya banyak sekali belajar dari mereka semua yang tidak mungkin saya sebut namanya satu persatu saking terlalu banyaknya saya berguru 🙂

Pada akhirnya saya berhasil mendapatkan benang merah dari semua guru yang saya temui. Apa itu ? Ya, mereka semua sama-sama bervisi untuk menjadi orang yang lebih bermanfaat bagi sesamanya. Mereka berjuang dengan kemampuan mereka masing-masing untuk sukses dalam bidang yang mereka ambil. Tidak hanya itu, mereka berhasil untuk mengajak para peserta dan muridnya untuk turut bersama membuat perubahan dalam kehidupan kita semua.

Kemudian satu hal yang saya selalu ingat dari kata-kata mereka semua adalah :

” Rezeki ga kemana, tapi kalau ga kemana-mana ga ada rezeki. “

Benar sekali, saya pun setuju dengan kalimat di atas. Memang Allah telah menebarkan rezekinya di seluruh bagian bumi ini. Bahkan ada rezeki yang Allah jamin dalam kehidupan kita ini. Namun, jika kita ingin mendapatkan lebih, tentunya kita harus mengambilnya. Rezeki yang besar tersebut layaknya sebuah bonus yang akan kita terima jika bekerja lebih ekstra. Tepat sekali bahwasanya semua harus dijemput, begitu juga dengan rezeki kita.

picktheprize

Menurut saya, menjemput rezeki layaknya seperti pergi ke sebuah gue yang didalamnya berisi emas. Kita harus mempersiapkan alat serta kemampuan kita untuk “membongkar” isi dari gua tersebut. Dibutuhkan waktu serta pengalaman yang mumpuni untuk mendapatkan hasil yang setara dengan kerja keras kita. Dengan terus “menggali” semua potensi dalam diri kita, saya yakin tidak ada yang tidak sukses. Tinggal bagaimana kita bisa mengetahui persis dimana letak “harta karun” yang tertanam didalam diri kita.

Jadi, rezeki tersebut dapat otomatis tertarik dengan ilmu yang telah kita punya. Dari konsep awal rezeki itu harus dijemput, pada akhirnya rezeki malah dapat menjemput kita. Tetapi untuk meraih itu semua, kita harus senantiasa menjemput kesuksesan kita agar rezekinya lebih cepat kita dapatkan. Kalau bisa cepat dan tepat, ngapain lambat bukan ?

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Penting Dan Tidak Penting

Hidup adalah pilihan, begitu juga dengan segala sesuatu yang kita kerjakan di dunia ini. Apapun itu merupakan pilihan yang kita ambil. Sadarkah kita bahwa setiap harinya kita selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan ? Semua pilihan yang baik atau buruk tersebut kita lakukan dari bangun tidur sampai mau tidur kembali.

Beragam pilihan dalam hidup ini selalu menyertai aktivitas kehidupan kita sehari-hari. Jika kita mau berhenti sejenak dan merenung, “Apakah pilihan-pilihan yang saya putuskan dalam kehidupan selama ini semuanya sudah tepat ?”

choice

Saya yakin sekali hampir semua orang pernah melakukan pilihan yang salah. Sudah sangat wajar jika kita pernah melakukan pilihan yang salah dalam memutuskan sesuatu. Tapi jika kita meneliti lebih dalam, sebenarnya semua pilihan kita tersebut merupakan jalan hidup yang kita ambil. Hal yang berikutnya harus kita lakukan adalah dengan mulai memilih dan memilah hal yang penting dan tidak penting dalam rutinitas kehidupan kita.

Misal ada orang yang biasanya tidak fitness, tiba-tiba saja ia mengeluarkan uang Rp 300.ooo setiap bulannya untuk biaya ia fitness. Padahal ia masih mempunyai hutang yang memang cukup membuat beban pikiran. Menurut Anda, apakah fitness tersebut lebih penting daripada melunasi hutang terlebih dahulu ?

Hal yang tidak penting sering sekali kadang kita pilih karena hal tersebut terlihat lebih menarik daripada hal yang penting. Kadang hal tidak penting yang bersifat sepele dapat berimbas buruk kepada kualitas kehidupan kita. Simak saja orang yang yang mencoba untuk merokok karena alasan mampu menenangkan pikiran. Saya yakin Anda semua percaya bahwa rokok itu memang tidak penting hadir dalam kehidupan kita, tapi banyak sekali orang yang membuat hal tersebut menjadi penting untuk dipilih. Alhasil mereka terjebak kepada rokok yang tidak penting tersebut. Anda pun pasti sudah tahu apa bahaya dari merokok itu sendiri.

Begitulah, sebaiknya memang kita harus rajin bertanya dan mengkaji ulang pilihan-pilihan yang telah kita lakukan setiap harinya. Dengan merencanakan ulang kembali hal yang akan dan harus lakukan serta memilah hal yang penting dan tidak penting tentunya dapat meningkatkan kualitas kehidupan kita kelak.

Salah satu contoh hal tidak penting yang pernah saya lakukan adalah ketika waktu itu saya masih mengembangkan bisnis TakoTaki saya. Uang yang serba pas-pasan dan terus digunakan untuk memutar modal malah saya gunakan untuk membeli sebuah bisnis baru. Memang harga bisnis tersebut cuma seharga tidak hampir Rp 500.ooo, tapi pada akhirnya keputusan saya untuk mengambil bisnis baru tersebut ternyata tidak penting. Malah saya tidak memakai alat tersebut karena baru terpikir untuk apa saya sudah membuka bisnis baru, padahal bisnis yang lama saja belum terbangun dengan kokoh ?

Ayo kita belajar untuk lebih bijak memilih mana yang penting dan tidak penting dalam kehidupan kita ini agar senantiasa menjadi pribadi yang lebih bermanfaat.

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Tidak Tahu Caranya

Seperti biasa, sehabis shalat magrib tadi saya pulang berjalan kaki. Kadang sendiri, kadang bertemu dengan jamaah lain yang pulang searah rumah. Saat tadi berjalan pulang, saya berpapasan dengan pak Husein, salah satu pengurus masjid yang telah lama saya kenal. Selain menjadi marbot, beliau juga sangat aktif membantu kelangsungan mesjid.

Sambil berjalan saya pun mengobrol dengan beliau. Perawakannya yang sederhana dan bersahaja ini membuat saya senang jika berada di dekatnya. Walau ia bukan orang kaya ataupun orang terkenal, saya tidak pernah pandang bulu jika saya memang merasa senang dan bangga terhadap seseorang. Kamipun terlibat suatu pembicaraan sambil berjalan pulang :

Dandy : ” Halo Pak Husein apa kabar ? ”

Pak Husein : ” Baik Dandy, kabarmu gimana ? Kok suaranya beda gitu, lagi sakit ya ?? ”

Dandy : “Alhamdulillah pak, iya nih lagi kena influenza udah ampir 2 minggu kayaknya.”

Pak Husein : ” Iya semoga cepat sembuh deh ya.”

Sambil terus berjalan, tiba-tiba saya pun membicarakan soal rezeki…..

Dandy : ” Iya aamin pak, semoga makin cepet juga nih rezekinya. Mau lebih ngebut nih saya, pak Husein. Biar percepatan rezekinya makin cepet. ”

Pak Husein : ” Wah kalau begitu saya juga mau, tapi ya gitu, nggak tahu caranya. Bisa aja ngebut, tapi malah jalan ditempat. Malah jadi capek sendiri jadinya. ”

Saya pun terdiam sejenak. Benar juga ya, banyak orang bilang bahwa kalau bisa cepat ngapain lambat. Tapi sejatinya, banyak orang yang memang sangat bersemangat sekali dalam menjalani hidup, tadi tidak tahu caranya untuk lebih cepat sukses dalam meraih tujuannya.

how to do

Dandy : ” Oh… Iya benar juga ya pak, harus tahu caranya juga, jangan asal kebut aja.” Sambil terdiam kembali.

Memang, saat itu yang terpikirkan oleh saya adalah percepatan rezeki untuk diri saya yang masih mengembangkan bisnis ini dengan cara membuat seminar dan pelatihan. Dua hal tersebut sedang menjadi fokus pikiran saya sendiri untuk benar-benar dijadikan kenyataan, bukan hanya sekedar angan-angan. Guru-guru bisnis saya yang sukses luar biasa pun semua mempunyai pola yang sama. Sehingga saya pun harus mengikuti mereka agar bisa mempercepat rezeki saya. Intinya, saya mau ngebut.

Akhirnya kami berjalan sudah mendekati rumah pak Husein yang berada dibelakang rumah orang tua saya. Ia pun pamit duluan dan saya pun terus berjalan pulang ke rumah. Sambil terus merenung, saya pun menjadi semakin semangat untuk meraih cita-cita saya yang masih banyak belum terwujud, salah satunya adalah dengan mempunyai seminar dan pelatihan bisnis sendiri.

Perbincangan saya yang cukup singkat tadi membuat saya berpikir bahwa masih banyak orang-orang yang belum tahu bagaimana caranya untuk mempercepat kesuksesan hidupnya. Banyak orang yang pada akhirnya terjebak oleh rutinitas yang begitu-begitu saja tanpa ada peningkatan taraf hidup yang signifikan. Terlebih pak Husein yang saya ketahui lebih banyak menghabiskan waktu di mesjid. Ia memang mempunyai laundry kecil-kecilan serta membuka warung di rumahnya yang tergolong tidak terlalu besar tersebut. Bahkan salah satu kamarnya menyatu dengan warung.

Terima kasih pak Husein, saya jadi semakin terinspirasi dan semakin yakin untuk membuat seminar dan pelatihan bisnis online ini. Meskipun saya bukan siapa-siapa, belum menjadi orang yang membanggakan bagi banyak orang, saya akan terus berusaha untuk mendapatkannya. Bukan untuk mencari ketenaran dan harta semata, tetapi saya lebih tergerak karena keinginan pribadi saya yang ingin berbagi lebih kepada orang-orang di sekitar saya.

Kalau saya mau menaikkan haji orang tua saya, tentu saya butuh uang banyak. Kalau saya ingin membuat lapangan kerja untuk para warga kurang mampu dibelakang rumah orang tua saya, tentu saya butuh uang banyak. Jadi, saya memang harus melakukan percepatan rezeki agar bisa LEBIH CEPAT dalam meraih kesuksesan di dunia. Lalu saya pun bisa berbagi lebih dahsyat untuk mereka yang membutuhkan, baik bagi diri saya sendiri, orang tua, saudara, juga orang lain disekitar saya.

Ayo raih mimpimu lebih cepat dengan mengetahui bagaimana caranya 🙂

 

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

 

Mulailah Peduli Kualitas

Saat ini saya percaya bahwa orang-orang sudah mulai peduli soal kualitas. Terutama para orang yang sadar serta peduli terhadap kualitas hidupnya. Tidak hanya berbicara soal kualitas hidup, tetapi segala sesuatu yang berada di sekitarnya pun sudah mulai dipikirkan kualitasnya. Seperti lingkungan tempat tinggal, makanan dan minuman, teman bermain, dan lain sebagainya yang semua itu mempunya nilai tersendiri bagi setiap orang.

quality-of-life

Simak saja tentang acara sebuah stasiun televisi swasta yang setiap akhir Sabtu Minggu sore menayangkan tentang investigasi atas suatu makanan serta minuman yang kita kenal dekat dalam kehidupan sehari-hari. Rupanya banyak sekali makanan dan minuman yang mungkin rajin kita konsumsi setiap hari ternyata kualitas dari pembuatannya sudah tidak asli, bisa dibilang oplosan. Yang lebih parahnya adalah bahwa bahan campuran atas makanan / minuman tersebut berasal dari sesuatu yang sangat membahayakan tubuh kita. Alhasil, jika kita tidak pintar dan sadar akan hal tersebut, niscaya kita akan awet muda. Betul, awet muda! Mati sia-sia sebelum waktunya karena tidak memperhatikan KUALITAS dari apa yang kita makan dan minum setiap harinya.

Contoh di atas merupakan salah satu contoh nyata yang membuat saya sadar betapa kualitas akan sesuatu itu patut dikaji ulang kembali. Kita harus jeli terhadap apa yang terjadi disekitar kita, terlebih jika hal tersebut menyangkut tentang kualitas kehidupan kita. Jika Anda rajin sekali berolahraga, cobalah bertanya dalam diri Anda :

” Apakah saya sudah berolahraga secara berkualitas ? ”

Jangan sampai hal yang kita lakukan jadi terasa sia-sia karena kita hanya melakukan rutinitas biasa tanpa memperhatikan kualitasnya. Jadi, mulailah peduli kualitas jika memang kita masih menghargai kehidupan kita. Bukan untuk siapa-siapa, tapi untuk diri kita juga kok 🙂

Sedikit bercerita tentang masalah kualitas, suatu hari saya mencoba untuk membeli BlackBerry CDMA yang berasal dari Batam. Selain harganya tergolong “miring” , (katanya) kualitasnya sama saja dengan BlackBerry CDMA yang resmi. Saya memang sudah cukup mendengar dari media dan teman sekitar mengenai kualitasnya, tapi tetap saja saya penasaran ingin mencoba bagaimana aslinya.

Akhirnya sayapun membeli barang tersebut. Ketika barang tersebut sudah sampai ke rumah, saya pun segera mencobanya. Memang, dalam segi fitur dan body tidak ada yang berbeda dari yang biasa. Tetapi kualitas body nya terlihat sekali berbeda dengan yang saya punya aslinya. Baterainya pun tidak asli, baru beberapa jam sudah mati.

Lalu apa yang bisa dipetik dari beberapa cerita saya di atas ? Ya, mulailah peduli terhadap kualitas. Apapun itu bentuk dan wujudnya, saya yakin kita semua diciptakan menjadi manusia yang berakal dan berbudi. Mari bersama-sama kita menjaga serta meningkatkan segala kualitas yang berada baik didalam dan diluar diri kita sendiri. 🙂

Salam Online,

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online