Buang Jauh Mental Miskin

Mental miskin adalah suatu penyakit dalam diri manusia yang sungguh menyedihkan. Walau tidak semua orang menyadarinya, penyakit mental miskin ini hampir hinggap disemua orang di dunia, terlebih bagi mereka yang merasa hidup serba kekurangan baik itu sandang, pangan, serta papan.

buang-jauh-mental-miskin

Sejauh saya mengikuti seminar dan training untuk pengembangan diri. Para pembicara tersebut mempunyai benang merah yang sama.

Apa itu ? Benang merahnya adalah “PIKIRAN” yang selalu POSITIF dan “HATI” yang senantiasa ikhlas. Hidup dengan merasa kaya raya meski pada kenyataannya masih jauh dari cukup. Berysukur bikin makmur, banyak ngeluh bikin kufur.

Daripada mengharapkan sesuatu yang gratisan atau undian, orang yang enggan dihinggapi mental miskin ini lebih berpikir untuk bekerja lebih keras serta cerdas untuk menaikkan taraf hidupnya.

Betapa mereka tahu, tidak enak menjadi orang miskin. Hidup serba kekurangan, pikiran jadi sempit, dan yang lebih parahnya lagi dapat merasa bahwa derajat terasa rendah.

Pun belum berhasil meraih impian, orang-orang yang mau maju sudah belajar untuk bermental kaya. Setidaknya hidup belum kaya, mereka sudah bermental kaya. Tolak ukurnya mereka selalu belajar untuk menjadi tangan di atas, giving and given, bukan take and and gift.

Jadi, bagi yang merasa “dihinggapi” mental miskin, segeralah berubah. Jika merasa tersinggung, ya ga usah marah, balik lagi, ya mendingan berubah jadi orang yang jauuuh lebih bermanfaat bagi sesama. Setidaknya belum kaya raya, paling tidak sudah bisa jadi pahlawan bagi diri sendiri dan keluarga πŸ™‚

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Perkenalkan, Dunia Website !

Alhamdulillah, setelah 8 bulan berjalan membangun sebuah bisnis baru ini, saya pun baru sempat menulis tentang bisnis ketiga saya yang sangaaaaat menyenangkan ini πŸ˜€

Langsung saja, bisnis ini bergerak dibidang jasa pembuatan website. Bisnis saya dalam bidang jasa ini bernama :

dunia-websitewww.DuniaWebsite.com

Dunia Website sendiri lahir karena rasa keinginan saya untuk bisa belajar membuat website sendiri. Pada mulanya saya berbisnis online, saya sudah menggunakan website sebagai salah satu media untuk membangun bisnis (TakoTaki.com). Walau website saya pada mulanya masih belum dimaksimalkan, saya sudah percaya bahwa mempunyai website merupakan hal yang sangat penting untuk keberlangsungan dan eksistensi bisnis baik itu offline maupun online.

Lalu seiring berjalannya waktu, saya merasa website saya kurang begitu “cantik”. Tampilannya begitu-begitu saja dan fitur yang didapatkan masih kurang memuaskan. Akhirnya, saya pun memutuskan untuk memutuskan hubungan dengan penyedia jasa pembuatan website awal kemudian bermigrasi ke hosting dan domain ke server yang sudah saya sewa sendiri. Saya pun membangun dari awal lagi website saya (TakoTaki.com) tersebut.

Pada awal mula website TakoTaki tersebut pindah, semua hal baik itu design, fitur, serta maintenance adalah saya sendiri yang mengurus. Saya sempat bingung dan tampilan website tersebut masih sangat standar. Kemudian dengan seiring berjalannya waktu saya belajar SEO, web design, dan web development, akhirnya tampilan serta fitur dan sistem di website pertama saya telah disempurnakan.

Darisitu akhirnya saya pun merasa passion saya dibidang teknologi pun makin mencuat, akhirnya saya memutuskan untuk membuat bisnis jasa pembuatan website, meski belum menjadi expert dibidang tersebut, saya tetap memberanikan diri karena masih banyak melihat peluang yang begitu besar dalam jasa pembuatan website ini. Terlebih, saya pribadi masih merasa banyak jasa pembuatan website diluaran yang masih belum setara atas apa yang dibayar dengan apa yang akan di dapat. Dengan berbasis keyakinan “what you see is what you get (WYSIWYG)”, saya pun dengan resmi mendirikan Dunia Website.

Dunia Website sendiri mempunyai visi sebagai berikut :

“Menjadikan Masyarakat IndonesiaΒ  Agar Berkonstribusi Secara Aktif Di Dunia Online (Internet) Dengan Cara Cerdas Dan Kreatif.”

Misi yang diemban oleh Dunia Website adalah :

[box type=”shadow”] 1. Menyediakan jasa pembuatan website sebagai wadah untuk berbagi baik itu bisnis serta sosial di internet

2. Menyediakan jasa design grafis agar masyarakat dapat lebih terpercaya secara reputasi dan pengalaman di internet

3. Membuat seminar dan pelatihan tentang website agar masyarakat dapat lebih cerdas dan pandai dalam mengolah peluang di internet.

4. Menyediakan jasa pembuatan program untuk mendukung sistem kerja yang lebih baik[/box]

Alhamdulillah, seiring Dunia Website ini saya bangun, klien yang telah saya dapatkan telah mencapai 50-an orang. Eitss belum selesai sampai disitu, saya pun telah menemukan tim yang saya dambakan untuk membangun bersama bisnis ini. Pada awal mula saya membuat bisnis website ini, saya memang telah bertekad untuk menemukan orang-orang yang mempunyai passion dibidang yang saya buat ini, mereka yang mempunyai skill dibidang program dan design grafis.

Bukan hanya untuk tujuan bisnis semata, tetapi juga karena faktor passion serta cinta yamg membuat mereka bergerak semangat untuk meraih sukses. Yap, tidak lain tidak bukan mereka bernama Hazrina Riza dan Erick Azof. Sungguh sangat senang saya bisa bersama untuk mengembangkan Dunia Website dengan tenaga dan jangkauan yang lebih besar berkat kerjasama dan kekompakkan mereka.

tim Dunia Website

Hazrina Riza, Dandy Kurniadi, Erick Azof

Berbicara tentang tim Dunia Website ini, saya bertemu dengan mereka oleh perjalanan waktu. Pucuk dicinta ulam pun tiba, saya bertemu dan bersahabat dengan mereka dengan lancar dan menyenangkan. Dengan bergabungnya mereka di Dunia Website, klien pun lebih percaya dan kian bertambah karena Dunia Website makin sempurna baik pada jasa pembuatan website, desain grafis serta program. Bercerita tentang mereka berdua, mungkin akan saya buat khusus di postingan saya berikutnya karena mereka begitu berarti untuk saya. Terima kasih Iin, terima kasih Erick. Ayo kita sukses BERSAMA di Dunia Website πŸ™‚

Seperti misi-misi yang telah saya paparkan di atas, kami akan senantiasa berpartisipasi aktif membangun Indonesia dibidang ONLINE agar masyarakat dapat lebih cerdas dan pandai mengolah peluang di internet.

Sebagai penutup, saya selalu teringat kata-kata bijak dari seorang motivator :

” Segala sesuatu yang dilakukan sendiri, hasilnya memuaskan. Namun segala sesuatu yang dilakukan bersama-sama, hasilnya SEMPURNA.”

Jadi, jika Anda membutuhkan jasa pembuatan website, klik saja www.DuniaWebsite.com. Dunia Website, get your own web.

Salam ONLINE,

@DandyKurniadi

Praktisi Bisnis Online

Jagalah Perkataanmu

Seringkali kita sering berhadapan dengan orang yang luar biasa menjengkelkan. Entah dari omongan ataupun sikap orang tersebut. Baik orang itu adalah orang yang telah kita kenal, maupun orang yang baru saja kita temui. Apakah Anda pernah merasa atau bahkan telah mengalami seperti itu ?

Jika iya, hal tersebut merupakan hal yang wajar. Pun jika tidak, saya yakin Anda pernah mendengar kalimat diatas dari cerita orang lain. Intinya, ada sesuatu yang kurang mengenakan dari tindak tanduk orang tersebut.

watch your mouth

Saya pribadi pun pernah mengalami hal yang serupa. Baik tindakan serta omongan orang tersebut begitu tidak enak kita rasakan. Tapi setiap saya bertemu dengan orang seperti itu, saya lebih memlilih tersenyum dan mengelus dada saja.

” Sabar…sabar..”

Hehe begitulah, daripada saya sibuk di “racuni” oleh perkataan orang tersebut, lebih baik saya berkaca diri. Menjaga omongan saya dan tetap merasa positif.

Ingatlah teman, apa yang kita bicarakan adalah cerminan dari diri kita. Jika perktaan kita senantiasa menjelek-jelekkan orang lain, pada kenyataannya kita belum tentu lebih baik dari orang tersebut. Bijaklah dalam berpikir, berpikirlah sebelum berbicara, dan berbicaralah dengan hati yang sebenarnya (baca : tidak bohong).

Semoga kita selalu bisa menjadi orang yang selalu berdampak positif dan disenangi oleh orang lain dimana saja, aamiin πŸ™‚

@DandyKurniadi

Ga Usah Pakai Plastik

Siapa yang suka belanja di minimarket atau tempat sejenisnya ? Jika kita sudah membayar, barang belanjaan yang kita beli akan dimasukkan kedalam kantung plastik. Kadang, walau hanya membeli satu buah barangpun yang kecil, kita tetap akan diberi plastik untuk menaruh barang belanja tersebut.

no-plastic-bag

Memang hal ini baik untuk mempermudah kita membawa barang belanjaan yang banyak rupa menjadi satu wadah. Tapi sayangnya, kita lupa bahwa plastik adalah salah satu alat yang kurang bersahabat bagi bumi ini.

Oh ya, saya adalah salah seorang dari anggota di Earth Hour cabang Tangerang. Organisasi sekaligus komunitas pecinta bumi ini merupakan media yang mengajak kita tuk lebih perduli dan cinta terhadap bumi kita ini.

Kembali lagi ke kantung plastik tadi yang kurang bahkan bisa berbahaya jika kita belum tahu apa dapat menjadi apa efeknya. Jika memang teman-teman perduli terhadap lingkungan di Bumi ini, coba biasakanlah untuk tidak memakai kantung plastik dari sekarang.

Mulailah dari tidak menerima kantung plastik dan membawa kantung sendiri dari rumah ketika ingin berbelanja di pasar, supermarket atau tempat perbelanjaan lainnya. Mari, kita cintai bumi ini agar tetap asri dan bebas dari penyakit serta bencana lingkungan yang kadang tidak kita sadari kitalah yang menyebabkan itu semua timbul.

” Ini Aksiku, Mana Aksimu ? ”

Salam,

@DandyKurniadi
@EHTangerang

Renungkan Resolusi 2013

Tidak lama lagi tahun 2012 akan berakhir, lalu tahun 2013 akan datang menghampiri. Tidak penting merayakan kedatangan tahun baru, apalagi sampai menghabiskan uang yang nyatanya tidak akan memberikan banyak perubahan dalam tahun berikutnya :p

Berbicara masalah pergantian tahun, sudahkah kita membuat resolusi 2013 ? Mungkin dari kita banyak sekali target pencapaian yang belum terlaksana di tahun 2012. Perubahan rencana ataupun perkembangan tentu dapat menjadi acuan tuk membuat resolusi 2013. Saya pun percaya, jika kita menuliskan apa yang kita inginkan, insya Allah hal-hal tersebut dapat terwujud. Tinggal bagaimana kita berusaha dan berdoa saja, ya kan ? Hehe πŸ˜€

Oh ya, mungkin beberapa dari kita sudah banyak yang membuat resolusi untuk tahun 2013. Ada saja pasti yang menuliskan ingin hidup lebih baik, lebih kaya, lebih sehat, lebih terkenal, lebih makmur, yaa intinya yang berujung pada motif kebahagiaan cetar membahana tentunya πŸ˜€

wistful

Jika Anda yang sudah membuat resolusi 2013, sudahkah mencoba untuk merenungkan kembali resolusi yang sudah dibuat ? Apakah sudah dirasa sesuai dengan apa yang diinginkan ? Apakah Anda akan lebih bahagia jika resolusi itu benar terjadi ? Dan yang terpenting, apakah proses yang akan dijalankan dalam menempuh resolusi 2013 itu mampu membuat Anda lebih bijak dalam menjalani hidup ini ? Ingatlah, bahwa kita harus senantiasa menjadi orang yang lebih baik lagi kian hari πŸ™‚

Membayangkan, menulis, merencanakan, melakukan lalu merenungkan. Semua proses akan kita jalani agar hasil terbaik akan kita dapati. Mari, kita songsong perubahan tahun ini dengan mimpi yang besar, aksi yang nyata, serta evaluasi yang membawa kita pada kemenangan yang luar biasa.

Selamat tinggal 2012, selamat datang 2013. Kesuksesan kita tidak hanya terpaku pada 12 bulan atau 365 hari, tapi setiap detik yang kita jalani tuk meraih masa depan yang hakiki.

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

12 12 12

12 12 12

Tanggal 12
Bulan 12
Tahun 20 12

121212

Luar biasa, hari ini begitu banyak beragam informasi yang berkaitan mengenai angka tersebut.

Dari pernikahan sampai kematian, semua serba 12.

Senang, hari ini banyak yang berbahagia karena angka spesial ini.

Sedih, banyak yang jadi terlihat berharap yang macam-macam karena percaya pada suatu momen spesial yang jarang terjadi.

Semoga, kita semua tetap menjadi pribadi yang tidak berlebihan dan selalu berharap hanya kepada Allah SWT.

Ψ’Ω…Ω€Ω€ΩŠΩ† β€‹Ψ§ΩŽΩ„Ω„Ω‘Ω‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ψ’Ω…Ω€Ω€ΩŠΩ†

πŸ™‚ tetap SEMANGAT !!!!

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Cerita Dunia Onlineku

Saat ini perkembangan bisnis online semakin besar dan mewabah di Indonesia. Banyak orang sudah memulai bisnis online dikarenakan tidak membutuhkan modal yang besar, bahkan banyak yang memulai tanpa modal uang sekalipun.

Mudahnya membuka bisnis online telah dirasakan oleh para pebisnis online yang telah banyak berhasil mengembangkan bisnisnya dengan hasil yang boleh dibilang mencengangkan. Pun jika kita sadar, saat ini trend bisnis online telah digembor-gemborkan sampai ke media televisi.

Jika Anda meluangkan waktu sebentar untuk melihat iklan di TV, akan ada iklan tentang jual beli yang mudah, cepat serta aman di tokob*gus.com ataupun b*rniaga.com. 2 raksaksa forum jual beli ini menjadi pioneer saat ini dalam pasar online yang kian marak. Luar biasa bukan ? Inilah perkembangan dunia maya yang menjadi solusi bagi siapa saja di belahan bumi manapun.

Berbicara tentang bisnis online, saya sendiri telah memulainya 2 tahun lalu. Dimana dunia online sendiri bukan hal yang baru bagi saya. Saya telah mengenal dunia online sejak saya duduk di bangku SMP. Memang bukan dari bisnis saya tahu online, tapi semua berawal ketika saya mulai bermain game online. Dari hal tersebut, saya jadi tahu banyak soal transaksi online walau masih di ruang lingkup dunia game. Dari menjual barang sampai bertransaksi uang dunia maya banyak saya pelajari.

Tidak hanya itu, pada saat SMP saya bermain game, saya sudah mulai mengeluarkan uang untuk membeli voucher game online. Untuk apa voucher itu saya beli ? Tidak lain untuk membeli masa perpanjang waktu saya bisa bermain di dunia game online tersebut. Ibarat kata manusia, voucher tersebutlah jantungnya. Dari sana saya bisa tahu forum jual beli online.

Bukan hanya menjadi konsumen online, pada saat itu saya secara tidak sengaja terpikir untuk mencari uang dengan game tersebut. Saya pernah menjual suatu barang yang cukup langka di dunia game online, dan menjual barang tersebut dengan uang rupiah. Dari situ saya menyadari ternyata dunia online dapat menjadi sumber uang.

Berlanjut hingga SMA, saya semakin ketagihan bermain game online. Ditambah pula saya mempunyai partner bermain untuk membuat tim yang lebih kuat di dunia game onlien tersebut. Satu prestasi yang cukup membanggakan ialah saya dan tim memenangkan kejuaraan game online tingkat JABOTABEK. Meski hanya juara 2, saat itu saya dan tim mendapat uang Rp 1,5jt. Luar biasa, hasil dari online dapat terkonversi menjadi hasil uang dunia nyata (baca: rupiah) πŸ˜€

Sungguh luar biasa perkembangan dunia online yang begitu cepat. Apalagi jika kita berbicara mengenai social media yang saat ini menjadi suatu kebutuhan yang menurut sebagian orang menjadi menu utama setiap hari dalam kehidupan.

Mari, kita sama-sama ambil positif dari perkembangan dunia online ini. Tetaplah terus untuk belajar agar tidak terjerumus kedalam dunia yang tidak kita inginkan. Jangan sampai hal yang baik berubah menjadi hal yang buruk jika kita tidak bisa mengendalikannya.

Dunia online, sebuah dunia yang tak nyata, namun dapat menjadi media pelipur lara.

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Serba Gratis Bikin Malas

“Setuju !!!”

Saya setuju setuju setujuu sekali dengan judul postingan saya kali ini. Bahwasanya serba gratis itu bikin malas. Pokoknya kalau dapatnya serba gratis itu sangat sedikit sekali positifnya.

Sudah banyak sekali saya melihat langsung fenomena gratisan ini. Sayapun pernah beberapa kali keki sendiri lantaran memberi gratis sesuatu baik itu barang ataupun jasa kepada orang lain. Awalnya tujuan itu baik, tapi bisa jadi rusak maknanya karena kelakuan si penerima yang seperti kurang menghargai apa yang ia terima. Ya bukan salah mereka juga, makanya jangan dikasih gratis. Hmmm…..

Memberi gratis itu sah-sah saja menurut saya, bahkan sekali-kali itu perlu. Oleh karena itu kita harus melihat situasi serta kondisinya. Jika dilihat dari kacamata si penerima, diberi gratis itu pastilah menyenangkan. Walau tidak semua orang loh ada yang suka diberi gratis, tapi kebanyakan sih begitu (ngaku aja deh :D).

Ada beberapa hal yang biasanya terjadi jika seseorang itu diberi gratis, terlebih ketika orang tersebut sedang membutuhkan sesuatu yang gratis itu. Ini dia analisis bahwa gratisan itu kurang baik menurut hemat saya :

1. Si penerima sangat senang menerima sesuatu yang gratis itu pada awalnya, tapi pada akhirnya apakah ia akan tetap menjaganya ? Apakah pula ia akan tetap memaksimalkan atas apa yang telah ia dapatkan gratis itu ? Sejauh saya melihat, pada ujungnya malah ada yang tidak menghiraukan lagi atas apa yang ia dapat tersebut. Secara ia tidak banyak berkorban (terutama UANG) untuk mendapatkan sesuatu yang gratis itu.

2. Gratis bikin malas. Betul sekali, penyakit yang biasa menemani si gratis adalah MALAS. Masih ga percaya ?? Saya ambil contoh jika misal Anda diberi tiket seminar gratis yang bertemakan tentang sesuatu yang bisa mengubah masa depan Anda menjadi lebih baik. Tapi tempat seminar itu berada jauh 3 jam perjalanan dari tempat Anda tinggal daaan juga ditambah hari seminar itu adalah hari Anda bekerja. Masih maukah Anda pergi ke seminar ? Saya yakin akan jadi lain soal jika Anda harus rela membayar 2juta rupiah untuk mengikuti seminar tersebut. Atau bahkan gaji Anda mau tidak mau dipotong 50% karena seminar itu. Masih malas ?

3. ‘Nyawa’ kepemilikan dari sesuatu yang gratis itu biasanya tidak sepenuh hati, tidak 100%. Terlebih jika sesuatu tersebut hanya Anda butuhkan sesaat. Rasanya akan jauh pula berbeda jika Anda mempunyai laptop yang Anda beli dengan seluruh uang tabungan Anda sendiri. Paling tidak ‘nyawa’ Anda untuk si laptop akan dijaga sepenuh hati agar maksimal atas hasil yang harus di bayar untuk mendapatkannya. Yah, spesial nomor 3 ini pengalaman saya pribadi sih, hehehe πŸ˜€

Saya rasa 3 hal ini sudah cukup untuk mempresentasikan atas serba gratis bikin malas. Dari segi motivasi dan aksi terutama. Dapat gratis itu seperti Anda disuruh melakukan suatu kegiatan yang menguras waktu dan tenaga Anda seharian, namun Anda tidak dibayar.

Masih mau dapat gratisan terus tapi jadinya makin malas ?

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Aku Terjebak Dan Tak Bisa Keluar Lagi

Hei, pernah naik transjakarta ? Atau orang-orang biasa bilang busway. Apapun itu sebutannya, kendaraan tersebut merupakan salah satu alternatif transportasi di Jakarta. Benar atau tidaknya, coba Anda sendiri yang membuktikannya. Hehe πŸ˜€

Saya sendiri tinggal di Tangerang namun jadi hampir setiap hari pergi ke Jakarta. Bukan untuk menjalani rutinitas ngantor, tapi ketemu klien (sik asik). Hohoho~

 

Berbicara soal busway tadi, saat ini saya sedang berada di dalam busway menuju tempat rapat untuk menjemput sebuah rezeki. Tentunya yang pasti saya sedang mengeluarkan peluh dan pegal yang kian terasa karena harus berdiri di dalam busway. Ditambah lagi saya harus berdempet-dempetan dengan banyak orang. Bayangkan, suasana sesak dan ac yang tidak terasa daaaan ditambah wangi-wangi dari berbagai macam penjuru manusia bercampur jadi satu didalam busway ini. Ada juga bonus saat ini jalanan sedang macet, padat merayap bahkan tersendat.

Memang saat ini adalah jam orang pulang kerja, wah saya masuk ke sarang macet. Sudah keburu cape dan penat rasanya. Inikah yang harus dirasakan orang yang mencari rezeki di Jakarta setiap harinya ? Apakah mereka menghadapi macet ini dengan apa adanya tanpa bisa berbuat yang lainnya ?

” Aku terjebak dan tak bisa keluar lagi.”

Anda pasti tahu, jika sudah masuk kedalam busway dan ia berjalan, pasti Anda tak bisa keluar lagi dalam rentang waktu sementara. Terpaksa pasrah didalam menunggu sampai di titik tujuan berikutnya.

Saya menganalogikan ini seperti orang-orang yang terjebak dalam rutinitas yang tak kunjung selesai. Memang tak mungkin selesai, tapi produktifkah kegiatan Anda ?

Jangan sampai hidup Anda seperti orang yang baru saja naik busway dengan keadaan macet dan Anda tak bisa berbuat apapun.

Jika tak suka dengan keadaan, ubahlah keadaan itu. Jika tak bisa, ubahlah diri Anda. Karena suatu masalah tak akan jadi masalah jika Anda tak mempermasalahkannya.

Jangan sampai juga TERPAKSA menikmati rutinitas yang sebenarnya tak harus kita jalani terus. Tingkatkan kemampuan diri, kalau perlu, ya mulai bisnis biar bebas waktu serta uang.

Tak ada macet, hidup tak mumet, pendapatan makin cepet πŸ˜€

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Jangan Terlalu Ngoyo

Sore ini saya makan seperti biasa dengan ibu, ayah dan adik-adik saya di meja makan. Kami makan dengan lahap dan nikmat. Alhamdulillah masih diberi rezeki oleh Allah SWT πŸ™‚

Saat sedang makan tersebut tiba-tiba ayah saya berkata kurang lebih seperti ini :

” Kalau hidup jangan terlalu ngoyo. Santay saja sama target dan jangan di ambil pusing. Ga usah terlalu merasa terbebani. Jalani saja hidup.”

Hmm.. Awalnya saya aga bingung antara maksud dan tujuan ayah saya berbicara tersebut. Sampai selesai makan, beliau masih saja berbicara seputar kalimat diatas tersebut. Saya pun tidak menimpali, hanya diam saja sambil makan dan mendengarkan beliau dengan hormat walau ada rasa bingung dan ego saya pun muncul.

Selang beberapa menit setelah makan, saya pun naik ke kamar dan sejurus kemudian saya menjadi paham apa yang beliau maksud. Ternyata beliau masuk ke kamar saya dan melihat kembali target saya yang berada di tembok kamar. Memang ayah saya jarang main ke kamar karena berada di lantai 2. Beliau masuk karena ingin membetulkan kipas tembok yang rusak dikamar saya.

Memang target saya di tahun 2012 ini dapat dibilang terlalu tinggi. Bukan saya yang membuat ukuran, tapi orang lain yang melihat dan membacanya berkomentar seperti itu. Termasuk orang tua saya. Dari 11 target yang saya buat, baru 4 hal yang sudah benar-benar terealisasi. Ada juga beberapa yang sudah berjalan tapi belum selesai terwujud dan ada pula yang benar-benar belum saya dapatkan sama sekali.

Mungkin inilah sebabnya ayah saya lagi-lagi berkata seperti itu. Memang dulu beliau pernah menasihati seperti kalimatnya diatas. Saya pribadi jujur saja tidak terlalu memasukkan ke hati atas apa yang beliau bilang. Saya percaya bahwa setiap orang mempunyai kekuatannya masing-masing. Begitu juga dengan daya mimpi dan realisasi. Saya termasuk orang yang PERCAYA bahwa tidak ada yang dapat membatasi bahwa mimpi kita itu terlalu tinggi atau tidak, kecuali kita sendiri yang membatasinya.

Saya pun belajar untuk selalu mengambil hal yang positif dari kalimat ayah saya di atas. Apa saja hal positif itu ?

  • Santay tapi terus bergerak
  • Tahu apa yang dimau, tapi jangan berlebihan

Sisanya ? Saya tidak mau berdebat dengan ayah saya. Pun jika saya mau bilang bahwa saya mampu, saya belum bisa membuktikannya. Saya selalu ingat bahwa sehebat-hebatnya kita dalam memberitahu seseorang, hal yang paling pasti adalah dengan MEMBUKTIKANNYA bahwa Anda BISA.

Jangan terlalu ngoyo, betul sekali jika saya tidak mau bergerak tetapi terus bermimpi besar tanpa aksi nyata dan terus bergerak. Saya tahu, bahwa saya harus membuktikannya bahwa saya mampu dan bukan semata-mata untuk diri saya sendiri saja, tapi juga orang tua saya, adik-adik saya dan juga orang-orang disekitar saja di seluruh dunia.

Tetap SEMANGAT, Dandy πŸ™‚

 

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online