Kemana Perginya Doa ?

Kemana perginya Doa ?

Jika berharap uang, ternyata yang datang hutang.
Jika meminta kemudahan, yang hadir justru kesulitan.
Jika doakan kesehatan, yang hampiri penyakit.

Jangan kau tanya mengapa Allah tak kabulkan doa.
Jangan kau paksa kapan Allah ijabahkan doa.
Jangan kau heran mengapa Allah abaikan doa.

Tapi tanyakan seperti apa tubuhmu bicara.
Tanyakan seperti apa hatimu berkata.

Apa Subuhmu menjelang dhuha ?
Apa Dhuhurmu sisa waktu bisnis yg kau punya ?
Apa Ashar-Maghrib mu terlalu dekat waktunya ?
Apa Isya mu terlewat karena lelah yg ada ?

Jangan salahkan Allah,
Jika kau kira bisa bebas berbuat dosa.
Lalu bisa putihkan dengan Haji & Umroh tiap tahun adanya.

Jangan salahkan Allah,
Jika ayat suci hanya kau pilih beberapa.
Surat Yusuf agar mendapatkan putera ganteng nan sholeh.
Surat Maryam agar memperoleh puteri nan cantik sholehah.
Surat Ar-Rahman agar berlimpah rejeki.
Surat Yaasin utk “meratapi” mayat.

Dan jangan salahkan Allah,
Jika ayat-ayatNya tak pernah dibaca ataupun diamalkan dalam kehidupan nyata.

Jika titah Allah hanya beban.
Jika urusan Allah hanya dagang.
Jangan harap kecintaanNya akan datang.

Duhai Allah,
Jagalah kami dari hal2 yg demikian.
Satukan kami dalam ikatan cinta utk saling mengingatkan.
Akan keberadaan dan kewajiban kami kepadaMu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *