Pelukis Kantor Facebook Kaya Mendadak

Keberuntungan datang kepada orang yang mencintai apa yang dilakukannya….

TEMPO.CO , Jakarta:

Tak ada yang menyangka David Choe bakal menjadi miliuner. Choe, 36 tahun, hanya seorang pelukis grafiti berkewarganegaraan Amerika keturunan Korea. Namun Rabu pekan lalu, rezeki nomplok datang. Ia mendapat duit US$200 juta atau Rp 180 miliar.

foto
Duit sebesar itu diperoleh pria kelahiran 1976 ini setelah IPO (penjualan saham perdana) Facebook. Hasil IPO Facebook menjadi jejaring sosial ini meraup duit US$ 5 miliar atau setara Rp 45 triliun.

Tapi siapa Choe dan bagaimana Dewi Fortuna mendatanginya? Choe mengawali kisah suksesnya pada tahun 2005. Choe ditawari Sean Parker, salah satu pediri Facebook, untuk membuat lukisan di kantor Facebook, Palo Arto, California.

Atas hasil lukisannya, Sean menawarkan opsi bayaran sejumlah ribuan dollar atau saham sebesar 0,1-0,25. Dengan insting bisnis, ia akhirnya memilih saham. Dari saham itulah ia meraup keuntungan sebesar US$ 200 juta dihitung berdasarkan nilai IPO Facebook sebesar US$ 5 miliar atau setara Rp 45 triliun.

Lahir pada 1976 di kota Los Angeles, kesukaannya terhadap lukisan sudah ia rasakan sejak usia dini. Ketika remaja ia kenal seni grafiti untuk menyalurkan amarah remajanya. Ia kerap mencoret-coret grafiti di bangku-bangku bis, papan reklame hingga tembok-tembok di jalan sempit di seluruh kota.

Karena sering kehilangan sepeda, ia membalas dengan mencuri dan mengutil bila ada kesempatan. Beberapa kali ia sempat masuk keluar penjara. Choe pernah dipenjara sepekan karena membuat grafiti di Oakland. Paling parah adalah saat ia ditahan selama tiga bulan di Jepang pada 2003. Persoalannya ketika itu, ia meninju seorang satpam!

Namun masa kelam keluarga Choe sudah muncul sejak sebelas tahun sebelum peristiwa terakhir itu. Ia merasakan kerusuhan di Los Angeles. Keluarga dijarah. Orang tuanya menjadi bangkrut dan mengalami masa-masa sulit. Kondisi itulah yang mengajarkannya banyak hal, termasuk ketegangan sosial dan rasial.

Lulus SMA, Choe memilih berpetualang selama dua tahun. ia menyusuri berbagai belahan dunia, seperti Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah dan Afrika. Saat usianya 21 tahun, dia kembali ke Los Angeles. ia menyalurkan seluruh energinya pada pembelajaran seni di sekolah kerajinan dan seni California. Ia sadar, bahwa untuk menjadi seniman, ia butuh untuk belajar seni di pendidikan formal.

Sampai saat ini Choe, merupakan seorang ilustrator komersial ternama yang dikenal di kalangan pebisnis. Pada tahun 2004 ia mendesign cover album penyanyi kenamaan seperti Linkin Park & Jay Z, Collision Course. Jasanya kerap dipakai banyak brand majalah dunia. Ia pernah membuat set film Juno, Glass House.Harapannya dapat membuat poster Barack Obama yang kemudian diletakan di gedung putih.

Tak sedikit penghargaan-perhargaan yang telah diterimanya. Karya-karyanya dapat ditemui dalam seluruh aspek kehidupan, dari komik, mural, mainan, kaos, musik, poster komersial, sepatu, mainan, film dan lain-lain. Dalam blog-nya davidchoe.com, pria ini mengaku mempunyai ketertarikan kepada tempat-tempat seperti, Vietnam, New York dan Israel.

THEDAILYBEAST.COM | ANANDA PUTRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *