Perbedaan Blog dan Website

Saya sering sekali mendapat pertanyaan seperti ini :

” Dandy, apa sih perbedaan blog dan website ? ”

” Emang blog itu website ya ? ”

” Twitter itu memang website ya ? “

Dan masih banyak lagi pertanyaan yang mirip-mirip. Inti nya mereka masih pada bingung, terbalik, atau belum tahu apa sih perbedaan blog dengan website, iya apa iya ?  😀

Saya sendiri menyadari, kadang orang yang sudah familiar dengan website atau pun blog masih saja ada yang bingung jika harus mengartikan perbedaan website dengan blog.

Izinkan saya untuk memberikan penjabaran mengenai perbedaan blog dengan website ya :

> BLOG (Web Blog)

Adalah sebuah media informasi digital online yang isinya berupa tulisan / artikel yang bersifat pribadi, sosial, tips, informasi, maupun bisnis. Sebuah blog biasanya hanya mempunyai 1 pokok bahasan dalam 1 blog tersebut. Misalnya saya mempunyai blog tentang travel, nah biasanya blog tersebut hanya membicarakan tentang travel dari segi pengertian, tips travelling, informasi tujuan travel, dsb.

blog

 

Ciri blog dapat dilihat sebagai berikut :

[learn_more caption=”Ciri Blog”] 1. Sederhana

Tampilan blog biasanya sederhana dan tidak terlaku kompleks. Hanya berupa kumpulan tulisan-tulisan saja.

2. Ada Sidebar / Widget

Ciri utama sebuah website yang dikatakan blog yaitu adanya sidebar / widget pada samping kanan atau kiri. Kadang ada juga sidebar yang berada pada kanan kiri blog. Sidebar / Widget biasanya memuat social media, postingan terbaru dan terfavorit, juga iklan berupa banner. Contoh mudah, jika Anda membuka tulisan saya ini di komputer / tablet, Anda dapat melihat sidebar pada sisi kanan –>

3. Rajin Update

Sebuah blog biasanya rajin sekali update postingan terbaru. Entah itu setiap hari bahkan sampai setiap menit seperti web blog Detik.com yang sudah familiar kita kenal.

4. Satu Pengelola

Penulis blog biasanya tidak banyak, bahkan biasanya sebuah blog kebanyakan hanya di pegang oleh 1 orang saja. Namun sekarang blog sudah menjadi sebuah media informasi digital yang bisa dikelola oleh banyak penulis dalam 1 blog.

5. Tidak Terlalu Terstruktur

Biasanya tampilan blog ketika kita membuka alamat blognya adalah seperti sebuah deretan memanjang kebawah. Tidak terlalu terstruktur namun sudah ada kategori dari setiap postingan (tulisan) yang ada.

6. Tulisan Terbalik

Maksudnya adalah sebuah tulisan blog biasanya bersifat terbalik. Jika ada tulisan terbaru yang baru di publish, ia berada pada urutan teratas di blog tersebut, bukan berada dibawah.

7. Berupa Subdomain

Sebuah blog biasanya masih “menempel” dengan induk dari website. Contoh paling mudah adalah web blog yang bernama wordpress.com dan juga blogspot.com yang mayoritas sudah diketahui dan dipakai oleh para blogger.

8. Ada Interaksi

Sebuah blog biasanya ramai dengan komentar bermacam-macam dari para pengunjungnya. Si pemilik blog pun biasanya ikut aktif berkomentar sehingga adanya interaksi dua arah antara si pemilik dan pengunjung blog. [/learn_more]

> WEBSITE

Adalah sebuah media informasi digital online yang berisi artikel, gambar, video, menyimpan file, sampai menjual barang secara online (e-commerce) ataupun gabungan dari semua fitur tersebut. Tujuan dari sebuah website dibuat biasanya untuk keperluan pribadi, sosial, maupun bisnis.

website

Isi dari sebuah website tidak dapat disamakan antara satu website dengan website lainnya. Biasanya sebuah website dibuat tergantung dari tujuan si pembuat website.

Ciri sebuah website dapat dilihat sebagai berikut :

[learn_more caption=”Ciri Website”] 1. Berupa Domain

Sebuah website biasanya memakai alamat domain seperti “.com” , “.net” , “.org”

2. Sudah Berbayar

Sebuah website biasanya sudah berbayar. Dikatakan berbayar disini adalah si pembuat website sudah memakai domain dan hosting sendiri. Sehingga ia lebih bebas untuk mengutak-atik websitenya dari segi tampilan dan fitur tanpa batasan tertentu.

3. Statis

Ada yang membuat website dengan bentuk statis. Tampilan dan isi website nya tidak terlalu banyak terupdate seperti Blog. Website statis pun biasanya tidak mengizinkan para pengunjungnya untuk berinteraksi seperti memberi komentar. Contoh mudah website statis adalah website e-banking seperti klik BCA.

4. Dinamis

Website bentuk dinamis biasanya dapat di update langsung isinya oleh si pemilik website. Jika ia mau mengupdate isi websitenya, ia tinggal login ke dalam website seperti mau login ke Facebook. Website dinamis pun biasanya sudah ada fitur Blog. Contoh mudah adalah website Detik.com yang berupa website berjenis blog magazine. Ketika pertama kali dibuka ia memuat banyak kategori informasi dan cepat sekali terupdate isinya. Namun jika sudah dibuka salah 1 artikelnya, kita dapat melihat sidebar (widget) di samping kanan artikel tersebut.

5. Terstruktur

Si pemilik website biasanya sudah membuat tampilan website dengan indah. Dimana pada tampilan atas website biasanya ada logo dan banner (slider). Pada bagian tengah sudah ada fitur yang bermacam-macam dari tulisan, video, sampai galeri gambar. Pada bagian bawah biasanya sudah ada beberapa widget untuk menampung informasi tambahan seperti social media, iklan, portfolio, subscribe, sampai kategori-kategori keseluruhan website.

6. Keamanan Lebih Ketat

Sebuah website biasanya dibuat dengan sistem keamanan lebih ketat karena para hacker lebih senang untuk membajak sebuah website ketimbang blog. Terlebih jika website tersebut ramai dikunjungi oleh banyak orang ataupun terdapat transaksi online yang aktif.

7. Spesialisasi Pengelola

Pengelola dari website biasanya mempunyai kemampuan khusus sesuai jenis dan tujuan website itu dibuat. Misalnya saya mempunyai website yang digunakan untuk memberikan infomasi mengenai jasa pembuatan website. Dalam website tersebut para adminnya adalah orang-orang yang mempunya kapabilitas dibidang website, pemrograman, juga desain grafis. [/learn_more]

****

Saya mengibaratkan sebuah website layaknya adalah sebuah mall yang dimana terdapat berbagai macam tempat didalam sana. Dari foodcourt, supermarket, tempat belanja, tempat olahraga, sampai tempat ibadah. Lengkap dan kompleks kan ? Itulah kira-kira gambaran sebuah website walaupun tidak semua website seperti itu.

Kesimpulannya adalah :

[box] ” Blog itu sudah pasti website, namun website itu belum tentu blog. ” [/box]

Gimana, sudah cukup jelas mengenai perbedaan blog dan website ? Bagi yang mempunyai ilmu lebih tinggi bolehlah saya diberi saran atau kritik jika ada salah informasi dari tulisan di atas. Jika ada lebih tahu atau ingin menambah tentang perbedaan blog dengan website ini, silahkan berkomentar dibawah.

Jika masih penasaran atau sekedar ada pertanyaan, bisa juga mention saya di @DandyKurniadi

Semoga bermanfaat ya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *