Halo salam kenal sobat semua πŸ˜€

Nama asli saya Dandy Kurniadi. Biasa dipanggil Dan atau Dandy. Gara-gara belajar tentang ilmu narsis, saya branding diri saya jadi Dandy TakoTaki, seorang motivator bisnis online. Apa itu TakoTaki ? Main saja ke website TakoTaki (Narsis Mode : ON) πŸ˜€

Wokeeeh, sebelum berbicara tentang bisnis, motivasi atau de el el, saya mau bercerita tentang latar belakang kehidupan saya dulu ah.

22 tahun yang lalu, pada tanggal 11 Oktober 1989. Di sebuah planet bernama Bumi bagian negara Indonesia daerah Tangerang di rumah bersalin Harapan Ibu. Pada waktu tengah malam lahirlah seorang bayi laki-laki dari rahim Dedeh Kurniasih dengan didampingi sang suami tercinta, Deni Suherdi. Bayi itu diberi nama DANDY KURNIADI.

Alhamdulillah, 22 tahun sudah saya belajar untuk hidup. Mengetahui dan mengerti apa arti dari sebuah cerita yang bernama kehidupan. Mengarungi proses tahapan kehidupan dari kecil hingga dewasa dan tua pada nantinya. Saya terus belajar untuk mencari keridhoan-Nya……

Waktu kecil,
saya lahir sebagai anak pertama dari pasangan Deni Suherdi dan Dedeh Kurniasih dan dibesarkan secara keras dan disiplin. Meskipun begitu, kasih sayang mereka sangatlah semakin besar saya rasakan seiring saya bertambah dewasa. Pada waktu bayi (katanya) saya tidak bisa diam dan nakal. Suka dorong-dorong cosmos, hujan-hujanan, banjir-banjiran, minta bikinin teh manis melulu (inilah asal usul saya manis sekarang), pipis sembarangan, sampai keliling komplek cuma pakai celana dalam sambil dorong sepedah. Ah masa iya sih, Mah ? Pah ? Entahlah, saya sudah lupa tuh πŸ˜›

Waktu sekolah,
merupakan debut pertama saya (cieeee) untuk belajar tentang kehidupan. Bermula dari Taman Kanak-Kanak (TK) di Yayasan Pendidikan Al-qur’an (YPQ). Pada waktu TK, saya dikenal aktif dan ganteng. Main perosotan dan ayunan merupakan hobi saya di TK dahulu. Apalagi jika sudah bertemu mainan, wuihhhh..sampai-sampai saya baru selesai TK 2 tahun (padahal jadi 2 tahun gara-gara ga sekolah 3 bulan perihal tidak dibelikan mainan pesawat)….hahahaha πŸ˜›

Berlanjut ke Sekolah Dasar (SD) di Karawaci Baru 3 (Kabar 3), saya mulai mengerti apa namanya sekolah. Mulai belajar berhitung, sosial, agama, olahraga, hingga negara. Pada kehidupan di SD, saya masih mengingat jelas alur kehidupannya, karena pada saat itulah masa-masa paling sulit dalam hidup saya. Nah loh ko gitu, Dan ? Ya iyalah, secara di SD saya suka di bully (hiks…hiks) karena badan saya kecil. Dipalak sampai dikeplak saya sudah bosan merasakannya (lebay dikit biar kesannya keren :D)…Eitss, itu mah bukan hal besar ko, biasa namanya juga anak-anak. Terlebih saya anak cowok, wajar donk kalau agak koboi, hohoho. Walau begitu, saya dikenal suka bergaul, apalagi sama perempuan (bakat bawaan lahir), punya banyak sahabat dan juga disayangi guru. Main gangsing dan kelereng merupakan kesukaan saya dulu di SD. Sesepedahan merupakan hobi utama saya ketika SD dulu. Sampai pada kelas 6, saya sudah bisa lepas tangan…. (ga penting).

Okeeh lanjut,

kemudian mulai masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), saya merasa sangat merdeka karena sudah tidak dibully lagi dan merasa sangat bangga. Apa sebabnya ? Adalah karena saya bisa masuk SMP Negeri 9 Tangerang yang pada saat itu bisa dibilang merupakan sekolah terfavorit di tangerang, dan bahkan pada saat ini telah menjadi sekolah berstandar nasional (sesuatu banget yaa). Di SMP, saya sangat mempelajari tentang namanya arti penting sebuah nilai dalam pelajaran, agama, disiplin, sampai soal cinta (ehem). Bermula dari soal pelajaran dan peraturan, selain karena sekolahnya yang disiplin, guru-guru di SMP saya ini terkenal nano-nano. Ada yang baiiiiiiik banget sampai saya dapat nilai bagus terus karena rajin masuk, tapi ada juga yang sangar bin gahar. Dari disuruh kuncupin jari-jari trus dipukul penggarisΒ  karena ga ngerjain pe er, ditarik jambangnya karena rambut panjang, keringat dingin di depan kelas karena tidak bisa mengerjakan soal, berdiri di luar kelas, waaah semua sudah saya alami. Bener-bener belajar mental banget. Tapi alhamdulillah, semua hal tersebut yang membuat saya sadar betapa mereka sayang kepada saya agar bisa bertanggung jawab atas apa yang harus saya lakukan dan kerjakan. Semakin bertambah dewasalah saya pada saat itu….fu fu fu

Lalu berlanjut ke SMA,
naaaah ini dia masa-masa paling indah, masa-masa disekolah. Tiada kisah paling indah, kisah dandy disekolah~
Cinta, Persahabatan dan Pelajaran Sekolah merupakan elemen terpenting pada masa SMA saya ini. Hohoho, sosok Dandy yang bertransisi dari ABG ke Puber terus Dewasa. Pola pikir yang semakin matang membuat saya kian menyelami dunia kesukaan saya dulu. Main Game Online. Sebuah momentum saya menemukan kebanggaan dan passion atas kehidupan saya kelak. Juara 2 se JABODETABEK sudah saya sabet bersama sahabat saya Muhammad Daniyaal Hadzami dan Ariesta Dwi Rahmadi. IPS dan IPA bergabung untuk menyelamatkan nasib umat manusia (di dunia online)…hehe

Sampai kepada memasuki jenjang perKULIAHan.
disinilah saya mulai menyadari dan mengerti tentang siapa diri saya sebenarnya. Kalau kata orang adalah menemukan jati diri. Padahal sebenarnya jati diri sudah ada dalam diri setiap orang, tinggal bagaimana kita bisa menjelajahinya hingga kita mengerti siapa diri kita sebenarnya (mulai bijak, secara sudah baligh..hahaha). Pada tahap kuliah di Universitas Esa Unggul ini, saya mengambil jurusan Ekonomi Manajemen. Berkonsentrasi pada bagian marketing, saya sadar bahwa saya suka berbicara di depan umum (padahal karena bawel :p). Sampai kepada bagian yang paling seru, saya mulai belajar bisnis karena faktor keisengan dan hobby saya dalam mengutak-atik barang elektronik, handphone BlackBerry yang dihibahkan oleh ayah saya tercintah. Akhirnya, TAKOTAKI pun lahir. Awal mula saya mengarungi bahtera bisnis sampai pada tahap ini.

 

Okeh, sepertinya cukup dulu deh. Lagi puasa nih, jadi ga mau banyak mikir dan nostalgia πŸ˜€

Tinggal saya update lagi perkenalan tentang kehidupan seorang Dandy Kurniadi TakoTaki.

Sampai jumpaa πŸ˜‰

 

 

Dandy Kurniadi TakoTaki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

clear formPost comment