Kenapa Harus Lambat ?

Pernah dengar istilah bisnis yang cukup populer saat ini ?

” Bukan yang BESAR mengalahkan yang kecil, namun yang CEPAT mengalahkan yang lambat.”

Saya pribadi sangat setuju dengan kalimat di atas. Entah siapa yang mulanya berbicara seperti itu, namun saya sadari bahwa hal tersebut memang menjadi kenyataan saat ini. Khususnya untuk saya pribadi.

Berbicara soal besar kecil, hal tersebut akan menjadi tidak berarti jika pihak penjual dapat dengan piawai “mendandani” bisnisnya.

Seperti kita ketahui, saat ini kemasan bisnis semakin unik dan kreatif. Tidak hanya perusahaan besar saja, pelaku bisnis UKM pu tidak jauh berbeda dalam mengemas bisnisnya.

Luar biasa bukan ? Benar saja saat ini telah menjadi era dimana kreativitas merupakan hal yang menjadi dasar dari kesuksesan bisnis.

Ya, ketika si “kecil” dapat membuat si “besar” terlihat biasa saja. Ketika si “kecil mampu menyalip bahkan meninggalkan jauh kecepatan bisnis si “besar”. Ketika kecepatan dan kelihaian menjadi tolak ukur sebuah kesuksesan bisnis saat ini.

Sebagai contoh, saat ini sekelas Hypermart saja membuat website toko online. Anda bisa berbelanja hampir semua produk yang ada di Hypermart di website toko online resmi mereka tersebut.

Pertanyaannya, “Kenapa mereka sampai harus membuat website ?”

Padahal kita sudah tahu dan orang kota yang doyan belanja di mall biasanya mampir ke Hypermart. Tetapi mereka masih saja menjemput pelanggan dengan cara pesan antar online.

Jawabannya ?

Sudah pasti karena mereka tidak ingin kalah cepat dengan para pesaing. Dan tahukah Anda ? Salah satu pesaing bisnis retail saat ini adalah para pebisnis UKM yang makin menjamur saat ini.

Banyak para pebisnis UKM yang sudah go ONLINE dan mempunyai order yang tinggi. Bahkan ia bisa “menyalip” para online buyer yang mencari produk-produk yang Hypermart jual.

Sungguh luar biasa, memang saat ini pergerakan bisnis berangsur-angsur naik. Sudah banyak orang bahkan pemerintah pun menggalakan semangat wirausaha.

Belum lagi kita berbicara mengenai social media yang saat ini (bahkan) menjadi kebutuhan primer bagi sebagian orang.

Istilahnya “sehari tanpa social media, hidupku hampa.”

Wah wah wah, masihkah Anda pebisnis senior akan lambat sadar dan tertinggal jauh oleh para pebisnis junior ?

Kenapa harus lambat ? Kalau Anda bisa cepat !

@DandyKurniadi

Cerita Dunia Onlineku

Saat ini perkembangan bisnis online semakin besar dan mewabah di Indonesia. Banyak orang sudah memulai bisnis online dikarenakan tidak membutuhkan modal yang besar, bahkan banyak yang memulai tanpa modal uang sekalipun.

Mudahnya membuka bisnis online telah dirasakan oleh para pebisnis online yang telah banyak berhasil mengembangkan bisnisnya dengan hasil yang boleh dibilang mencengangkan. Pun jika kita sadar, saat ini trend bisnis online telah digembor-gemborkan sampai ke media televisi.

Jika Anda meluangkan waktu sebentar untuk melihat iklan di TV, akan ada iklan tentang jual beli yang mudah, cepat serta aman di tokob*gus.com ataupun b*rniaga.com. 2 raksaksa forum jual beli ini menjadi pioneer saat ini dalam pasar online yang kian marak. Luar biasa bukan ? Inilah perkembangan dunia maya yang menjadi solusi bagi siapa saja di belahan bumi manapun.

Berbicara tentang bisnis online, saya sendiri telah memulainya 2 tahun lalu. Dimana dunia online sendiri bukan hal yang baru bagi saya. Saya telah mengenal dunia online sejak saya duduk di bangku SMP. Memang bukan dari bisnis saya tahu online, tapi semua berawal ketika saya mulai bermain game online. Dari hal tersebut, saya jadi tahu banyak soal transaksi online walau masih di ruang lingkup dunia game. Dari menjual barang sampai bertransaksi uang dunia maya banyak saya pelajari.

Tidak hanya itu, pada saat SMP saya bermain game, saya sudah mulai mengeluarkan uang untuk membeli voucher game online. Untuk apa voucher itu saya beli ? Tidak lain untuk membeli masa perpanjang waktu saya bisa bermain di dunia game online tersebut. Ibarat kata manusia, voucher tersebutlah jantungnya. Dari sana saya bisa tahu forum jual beli online.

Bukan hanya menjadi konsumen online, pada saat itu saya secara tidak sengaja terpikir untuk mencari uang dengan game tersebut. Saya pernah menjual suatu barang yang cukup langka di dunia game online, dan menjual barang tersebut dengan uang rupiah. Dari situ saya menyadari ternyata dunia online dapat menjadi sumber uang.

Berlanjut hingga SMA, saya semakin ketagihan bermain game online. Ditambah pula saya mempunyai partner bermain untuk membuat tim yang lebih kuat di dunia game onlien tersebut. Satu prestasi yang cukup membanggakan ialah saya dan tim memenangkan kejuaraan game online tingkat JABOTABEK. Meski hanya juara 2, saat itu saya dan tim mendapat uang Rp 1,5jt. Luar biasa, hasil dari online dapat terkonversi menjadi hasil uang dunia nyata (baca: rupiah) 😀

Sungguh luar biasa perkembangan dunia online yang begitu cepat. Apalagi jika kita berbicara mengenai social media yang saat ini menjadi suatu kebutuhan yang menurut sebagian orang menjadi menu utama setiap hari dalam kehidupan.

Mari, kita sama-sama ambil positif dari perkembangan dunia online ini. Tetaplah terus untuk belajar agar tidak terjerumus kedalam dunia yang tidak kita inginkan. Jangan sampai hal yang baik berubah menjadi hal yang buruk jika kita tidak bisa mengendalikannya.

Dunia online, sebuah dunia yang tak nyata, namun dapat menjadi media pelipur lara.

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online