Cepat Bergerak

Halo apa kabar kawan ? Sudah beberapa minggu saya tidak menulis lagi, kangen rasanya ingin berbagi tentang pemikiran dan pendapat saya tentang lika liku kehidupan di dunia ini, hehe πŸ˜€

Kali ini saya mau sharing tentang kesempatan-kesempatan yang sering datang kepada kita di setiap waktu. Bahkan ketika kita sedang mendapatkan satu kesempatan, kesempatan berikutnya sudah datang tanpa menunggu ‘giliran’. Pernah berada di posisi itu ?

Kesempatan-kesempatan dalam hidup ini sangatlah banyak. Jadi teringat akan suatu kalimat orang bijak yang berkata :

“Kesempatan itu tidak datang sekali, tapi datang berkali-kali ! Hanya bagaimana kita bisa sadar bahwa kesempatan itu selalu berada di sekeliling kita.”

Yes betul sekali ! Kesempatan itu takkan pernah habis. Jadi kita tidak perlu khawatir akan kehilangan kesempatan yang berguna untuk kemajuan hidup kita kelak. Namun tetap kita harus sadar, yang menjadi kendala utama adalah waktu yang kita dedikasikan untuk kesempatan itu.

Mari kita senantiasa cepat bergerak jika ada kesempatan yang datang. Apalagi jika kesempatan itu adalah sesuatu yang kita idam-idamkan dan juga bersifat menantang.

cepat-bergerak

Kenapa saya bilang menantang ? Karena kesempatan dengan level yang sama dengan kekuatan kita saat ini tidaklah akan sehebat kesempatan yang mempunyai level lebih tinggi untuk kita “ambil”. Sejatinya kita harus terus meningkatkan kemampuan kita dalam menyelesaikan sesuatu.

Begitu juga dengan kesempatan yang datang ! Mari kita lebih cepat bergerak dari yang biasanya. Ambilah kesempatan yang kita rasa itu baik. Kadangkala kita juga tidak harus terlalu berpikir panjang jika kesempatan itu merupakan hal bisa membuat kita semakin dekat meraih tujuan.

Entah itu dengan bisa jadi lebih kaya raya, lebih tenar, lebih dicintai, dan sebagainya. Setiap kesempatan baru yang kita dapatkan merupakan hal bisa saja akan kita dapatkan kembali. Namun ingat, waktu terus berjalan. Hari ini dan besok merupakan waktu yang berbeda. Jadi, kita harus cepat bergerak dan ‘sikat’ kesempatan yang bisa membuat kita menjadi lebih baik dari hari sebelumnya.

Coba pikir, zaman sekarang kalau sudah cepat saja belum tentu menang, bagaimana kalau kita lambat ?

Ayo cepat bergerak !

 

@DandyKurniadi
www.DandyKurniadi.com
Motivator, Trainer, Praktisi Bisnis Online

 

Tidak Ada Rahasia

Setujukah Anda bahwa semua orang ingin SUKSES ?

Menurut hemat saya, meski makna sukses bagi sebagian orang berbeda-beda, namun intisari dari sukses tersebut adalah adanya suatu kemajuan yang terjadi dari kehidupan orang tersebut. Entah dari harta, tahta, kata, ataupun cinta.

Berbicara soal sukses, banyak sekali artikel serta pelatihan yang membuat kita bisa meraih sukses yang kita mau. Beragam cara dan aksi mungkin sudah banyak kita dengar dan lakukan, namun masih ada saja yang merasa belum sukses. Lalu, apakah sebenarnya ada rahasia untuk sukses itu ?

Tadi sore saya menonton film Kung Fu Panda. Film itu meski sudah saya tonton beberapa kali, namun tidak membosankan karena menghibur dan banyak hal yang bisa kita petik hikmahnya. Salah satu hikmah yang sangat saya garis bawahi dalam film tersebut adalah TIDAK ADA RAHASIA.

Diceritakan bahwa si Po (sang tokoh utama) telah terpilih untuk menjadi seorang ksatria naga yang ditakdirkan untuk mengalahkan musuh yang akan mengancam kampung halaman mereka. Singkat cerita, si Po berhasil untuk mempelajari kung fu dan diberi gulungan rahasia yang berguna untuk memberi ia kekuatan sejati dari seoarang ksatria terpilih.

Kemudian ketika ia membuka gulungan tersebut, ternyata tidak ada isinya sama sekali. Hanya gulungan kertas tanpa ada tulisan ataupun petunjuk sama sekali. Yang ada hanya ada pantulan bayangan si Po saja ketika gulungan tersebut dibuka.

tidak-ada-rahasia

Lalu, apa maksud dari gulungan rahasia yang nyatanya bisa membuat orang menjadi sukses tersebut ?

Ternyata setelah si Po mendapat petunjuk yang berasal dari ayahnya, ia menyadari bahwa maksud dan tujuan dari terciptanya gulungan rahasia tersebut adalah untuk membuat si penerima gulungan sadar bahwa rahasia itu tidak ada. Semua rahasia kesuksesan hanyalah berasal dari diri sendiri, tidak ada resep khusus yang membuat kita menjadi sukses seketika.

Kemudian pada akhirnya, si Po berhasil mengalahkan musuh dengan kemampuannya sendiri. Ia telah percaya kepada dirinya sendiri bahwa impian dia untuk menjadi seorang ksatria kung fu bukanlah mustahil jika ia mau berusaha serta percaya kepada orang lain untuk melatihnya. Ujung-ujungnya pun semua kembali kepada dirinya sendiri,

” Apakah saya bisa sukses hanya dengan percaya kepada diri saya sendiri tanpa ‘resep’ rahasia ?”

Jadi, tunggu apa lagi ? Tidak ada rahasiaΒ selain percaya kepada kemampuan diri sendiri, berdoa dan ikhtiar tentunya πŸ™‚

@DandyKurniadi
Praktisi, Trainer & Motivator Bisnis Online

Rasa Memiliki

Rasa memiliki mempunyai arti yang dalam untuk saya pribadi. Ia pun dapat terbentuk dari gabungan perasaan, pikiran serta perbuatan.

self-belonging

Rasa memiliki itu pun biasanya timbul dalam diri atas sesuatu hal yang kita punya. Entah itu berupa benda mati ataupun benda hidup.

Rasa memiliki itu bisa juga tidak harus sesuatu yang kita punya, namun juga sesuatu lain yang berada di sekitar kita.

Meski lebih cenderung ke perasaan, mempunyai rasa memiliki sangatlah penting agar kita mampu dan sadar bahwa apa yang sedang kita punyai tersebut memang penting bagi kita.

Orang yang tidak punya rasa memiliki biasanya tidak terlalu peduli. Benarkah seperti itu ? Mari buat contoh.

Sebulan lalu Beni baru saja membeli sebuah mobil baru. Mobil tersebut merupakan mobil yang ia beli dengan hasil jeripayahnya selama bertahun-tahun.

Setiap hari ia mengelap dan mencuci mobil tersebut. Ia begitu sayang terhadap mobilnya. Sampai-sampai ia marah jika teman-temannya membuang sampah sembarangan di dalam mobilnya.

Ia pun sudah memakai jasa asuransi mobil untuk melindungi mobil baru nya dari bahaya yang tidak diinginkan.

Saking takutnya terjadi apa-apa dengan mobil barunya tersebut. Beni tidak pernah meminjamkan mobilnya ke orang lain.

Dari contoh cerita di atas, apakah menurut Anda si Beni punya RASA MEMILIKI ?

Saya yakin Anda sudah tahu jawabannya πŸ™‚

Jika Anda jadi Beni, apakah mungkin Anda akan seperti itu juga ? Atau mungkin Anda sendiri punya kisah yang lebih parah dari itu ? Hehe πŸ˜€

Wajar saja jika rasa memiliki itu muncul dalam diri kita. Perasaan tersebut hadir karena sesuatu tersebut mempunyai arti yang PENTING bagi kehidupan kita.

Apakah rasa memiliki ini akan selalu ada ?

Tentunya akan lain soal jika Anda tidak punya andil, jerih payah, pemikiran maupun investasi atas sesuatu lain di kehidupan Anda. Rasa memiliki itu biasanya hampir tidak ada.

Sebagai contoh lain, biasanya saya naik bus jika ingin ke Jakarta. Kadang bus ekonomi, kadang naik bus AC.

Tahukah Anda ? Jika Anda naik bus ekonomi, sering akan Anda jumpai para penumpang yang kadang dengan cuek membuang sampah di dalam bus tersebut ?

Dari sampah permen, botol minum, makanan ringan dan juga tisu. Sampah itu biasanya diselipkan di kursi, dibuang ke bawah kursi. Parahnya lagi, kadang ada saja yang (maaf) meludah di lantai bus tersebut.

Eits tidak hanya di bus ekonomi, kadang di bus AC pun ada saja penumpang yang tidak beretika membuang sampah di lantai bus tersebut dengan cueknya. Benar apa betul ? πŸ™‚

Dan yang melakukan hal tersebut, biasanya bukan penumpang anak kecil, tetapi orang dewasa. Dari orang yang terlihat sederhana, sampai yang terlihat perlente, ckck.

Sungguh luar biasa memang manusia. Benar saja kata orang bijak yang bilang bahwa manusia bisa lebih rendah dari binatang. Padahal sudah diberi akal dan pikiran agar mereka berbuat lebih baik dimuka bumi ini.

Maukah Anda dicap sebagai orang seperti itu ?

Akhirnya, kesimpulan dari postingan saya mengenai rasa memiliki ini berakhir pada sebuah kalimat yang muncul dalam benak saya :

” Dimanapun kita berada. Apapun yang sedang kita gunakan. Kapan saja, dimana saja, punya kita atau tidak, rasa memiliki merupakan kunci untuk menjaga keberlangsungan hal tersebut agar tetap baik sebagaimana mestinya.”

Sama seperti bisnis, kalau kita punya bisnis dan mengajak orang lain untuk bergabung di dalam internal bisnis kita, apakah rekanan Anda sudah mempunyai rasa memiliki di bisnis Anda tersebut ?

Pastikan bahwa rasa memiliki itu hadir dalam setiap aspek yang ada dalam kehidupan kita. Dalam setiap orang-orang yang dirasa penting di dalam dunia kehidupan yang Anda punyai saat ini.

Jadilah orang yang mempunya rasa memiliki, bukan yang ingin menguasai tanpa berwelas asih.

πŸ™‚
@DandyKurniadi

Hapus Keraguanmu

Seringkali kita merasa ragu dalam menjalankan sesuatu. Hal itu merupakan sebuah kewajaran yang ada dalam diri seorang manusia. Namun bagaimana jika keraguan itu selalu menghampiri kita dalam setiap pilihan ? Rasanya bagaikan dihinggapi rasa ketakutan akan sebuah efek yang kurang mengenakan jika keraguan itu benar terjadi.

Padahal jika kita terus dihinggapi rasa ragu, yang ada kita tidak akan 100% mengeluarkan potensi diri kita. Sebagai contoh kecil ketika waktu itu saya belajar menyetir mobil untuk pertama kalinya. Saat itu saya memang ingin sekali untuk bisa cepat mengendarai mobil dengan lancar. Kemudian saya diberi sedikit pengarahan mengenai teori cara mengendarai mobil yang benar oleh beliau. Kata-kata ayah saya yang selalu saya ingat dan menjadi penyemangat ketika saya timbul keraguan adalah :

Kalau bawa kendaraan, bayangkanlah seolah-olah kamu itu PEMBALAP handal. Beloknya yakin, ngebutnya yakin, semuanya YAKIN. “

Waw !! Kalimat itu sangat berbekas dalam diri saya sampai sekarang. Beberapa menit kemudian saya langsung duduk di kursi pengemudi. Mobil pun berjalan pelan dan saya mengendarai mobil tersebut dengan cukup lancar. Walau baru pertama kali, tapi saya merasa sudah cukup bisa untuk mengendarai mobil tersebut. Alhasil karena keraguan saya sudah berhasil ditepis berkat motivasi dari ayah saya, proses belajar mengendarai mobil itupun menjadi cepat.

do_what_you_love_without_hesitation

Memang betul sekali, hapus keraguanmu jika memang itulah keputusan yang kau ambil. Teringat sebuah cerita tentang seorang CEO sebuah perusahaan besar yang sangat disegani oleh semua karyawannya. Hal itu terjadi karena disetiap ia mengambil keputusan mengenai kelangsungan perusahaan, hasilnya selalu baik dan tidak meleset.

Kemudian ia pun diwawancarai tentang rahasia mengenai keputusan-keputusannya yang hampir tidak pernah meleset itu. Tahukah apa yang ia jawab ?

” Saya memang saat ini dapat membuat keputusan yang baik dan benar karena sebelumnya saya telah mengambil BANYAK SEKALI keputusan yang salah dan buruk.”

Lihatlah ? Bahkan seorang CEO perusahaan besar pun pernah mengambil keputusan yang salah dalam hidupnya. Ia pun belajar dan menganalisis kembali keputusannya tersebut. Jika ia dihadapkan kembali kepada keputusan yang sama tepat seperti saat dulu, ia sudah tidak ragu lagi memberi keputusan karena ia telah yakin bahwa pilihan yang lain kurang tepat karena ia telah mengalaminya.

Jadi, hapus keraguanmu, lalu lihatlah hasil keputusanmu dapat membuatmu menjadi orang yang lebih yakin nantinya. Belajarlah dari pengalaman, hapuslah keraguan, dan hadapilah segala tantangan dengan keyakinan. Karena hanya orang yang tidak pernah melakukan kesalahanlah yang tidak pernah salah.

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

 

 

Jika Belum Terjadi

Pernah mendengar kalimat ini :

” Masa lalu adalah kenangan, masa depan adalah misteri, dan masa ini adalah anugerah.”

Saya setuju bahwa segala sesuatu yang kita telah lewati merupakan sebuah kenangan tersendiri bagi setiap orang. Baik atau buruk kenangan tersebut, hal ini tetap saja telah menjadi bagian dari masa lalu. Saya yakin dengan mempelajari setiap pergerakan di masa lalu dapat membuat kehidupan kita hari ini dan masa depan akan menjadi lebih baik lagi.

Berbicara soal masa depan, saya kadang menjumpai orang-orang yang terlalu berlebihan dalam menyongsong masa depannya. Hal yang saya maksudkan adalah mengenai kekhawatiran mereka terhadap apa yang akan terjadi kepada masa depannya. Banyak yang suka merasa takut, gelisah,Β  juga was-was untuk memikirkan apa yang akan terjadi di masa depan mereka.Β  Ketakutan tersebut menjadi momok tersendiri bagi mereka yang terus saja memikirkan apa yang akan terjadi di masa depan mereka. Seolah-olah mereka berubah menjadi seorang peramal yang bisa menerawang masa depan dengan pasti. Padahal itu semua belum terjadi, mungkin saja baru sebatas rencana atau mimpi mereka saja.

Yang lebih parahnya, karena kekhawatiran atas apa yang belum terjadi di masa depan mereka malah membawa dampak negatif terhadap kehidupan mereka di masa sekarang, kehidupan mereka di setiap harinya. Simak saja orang yang divonis oleh dokter bahwa nyawanya hanya bersisa 6 bulan lagi. Orang tersebut hanya bisa pasrah dengan masa depan yang sudah diprediksikan meski vonis sang dokter belum tentu benar adanya.Β  Alhasil ia menjalani hari-harinya dengan tidak bersemangat, merasa bahwa ia akan hidup tidak lama lagi di dunia ini. Padahal, jika ia mau berusaha dan mempercayai bahwa Tuhannya merupakan pemilik dari segala nyawa di dunia ini, mungin saja keajaiban bisa terjadi. Dalam kenyataannya, tidak sedikit kasus tentang vonis dokter yang meleset dan akhirnya orang tersebut masih hidup sampai sekarang.

Anda mungkin pernah mendengar hal tersebut entah di televisi atau bahkan di kehidupan Anda. Entah itu terjadi pada orang di sekitar Anda, atau mungkin Anda sendiri yang pernah mengalaminya. Jika hal yang belum terjadi tersebut sudah kita khawatirkan dari sekarang, pertanyaannya adalah,

“Apakah hal tersebut pantas untuk kita percayai100% ? “

Jika belum terjadi, apakah pantas kita merasa takut akan sebuah kegagalan ? Jika belum terjadi, apakah kita harus percaya bahwa apa yang akan kita rencanakan di masa depan akan benar-benar menjadi kenyataan ?

futurepredict

Sebuah kalimat bijak yang klasik namun dalam maknanya selalu saya ingat dalam pikiran saya bahwa :

“Manusia berencana, Tuhan yang menentukan.”

Setuju ? Membuat dan menjalankan rencana yang kita buat untuk kehidupan kita yang lebih baik memanglah harus dilakukan agar hidup kita tidak begitu saja mengalir mengikuti perubahan yang ada. Namun kita tetap harus ingat bahwa segala rencana yang kita buat belum tentu akan terealisasi seperti apa yang kita pikirkan. Bisa saja Allah mempunyai rencana lain untuk kita. Ia akan menentukan apakah yang kita rencanakan memang baik atau justru dapat membuat kita menjadi terpuruk nantinya.

Tetaplah berencana untuk mewujudkan mimpi di masa depan, bawalah pengalaman dari masa lalu untuk membuat kita tidak terjatuh di lubang yang sama, dan teruslah berjuang di masa ini untuk menyusuri jalan rencana harus kita lalui. Mari kita menjadi manusia yang mempunyai tujuan namun tetap bersemangat menjalani hari ini dengan langkah pasti agar hal indah yang kita impikan bisa terjadi di masa depan, bukan malah menjadi kekhawatiran karena takut sebelum mencoba dengan sepenuh jiwa dan raga.

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Jika Sudah Cinta

Cinta….cinta…cinta…

Berbicara mengenai cinta merupakan sesuatu yang biasanya menyenangkan baik hati maupun pikiran. Cinta pun tidak hanya sebatas kepada Allah dan manusia, bahkan hewan dan tumbuhan pun banyak yang kita cintai. Tak ada salah serta aturan untuk mencintai sesuatu, asalkan memang hal tersebut layak dan patut untuk dicintai.

Saya sendiri tidak jago dalam berbicara soal cinta ini. Selain masih muda (ciee), saya pun masih banyak sekali belajar. Jadi maafkan kalau ada salah kata atau kaprah mengenai tulisan yang saya buat mengenai cinta ini.

Entah kenapa, jika sudah cinta akan sesuatu, terlebih jika hal tersebut merupakan hal yang dapat membuat diri kita menjadi lebih baik, tentunya akan menjadi cerita yang menarik tersendiri.

Ya, jika sudah cinta apa mau dikata. Apapun akan menjadi menyenangkan dan hati ini terasa riang. Saya sendiri mulai jatuh cinta terhadap bisnis sedari saya kuliah semester 6. Walau saya sudah mulai bisnis dari SMA, saya baru benar-benar jatuh cinta terhadap bisnis ketika saya duduk dibangku kuliah tersebut. Tak terasa, sudah hampir 3 tahunan saya SERIUS untuk berbisnis.

love-my-job

Meski saya tergolong SE (self employee) dan memang belum dikatakan pebisnis 100%, saya tidak terlalu mempermasalahkannya. Tahukan kenapa ? Ya karena saya cinta terhadap bisnis itu sendiri. Saya nikmati saja proses untuk mencapai bisnis yang sesungguhnya πŸ™‚

Jika sudah cinta, segala suka dan duka akan menjadi bumbu untuk penambah rasa dalam menjalani semua. Bagai orang yang naik gunung, perjalanan dari kaki gunung sampai mencapai puncak merupakan sebuah petualangan yang mempunyai cerita tidak hanya sebatas pada indahnya pemandangan gunung saja, tapi juga bagaimana lelah dan likunya dalam melalui rintangan yang ada.

Ya, jika sudah cinta segalanya akan menjadi luar biasa. Inilah sedikit cerita berbagi cinta saya terhadap Anda. Mudah-mudahan bisa menginspirasi ya πŸ™‚

Salam online,

@DandyKurniadi
Motivator Bisnis Online

Layangan Harapan

Entah kenapa saya tiba-tiba teringat dengan sebuah benda yang dulu saya suka mainkan. Sebuah layang-layang yang sering dimainkan di angkasa. Rasanya sayapun ingin menulis tentang sebuah tema yang berkaitan dengan layangan ini. Sebuah permainan tradisional yang sampai saat ini masih banyak digemari oleh banyak orang tidak hanya di Indonesia, bahkan juga di dunia.

Saya menganalogikan layangan disini sebagai sebuah impian. Ketika kita memilih ‘layangan’ apa yang akan kita terbangkan, berarti kita harus sudah siap mengudara. Membuat mimpi (layangan) berada di tempatnya, yaitu langit kenyataan yang sungguh luas.

Ya, kita dapat membayangkan ketika kita membeli sebuah layangan. Sebelum membeli layangan tersebut, kita mengkeplek-keplekan (duh saya bingung bahasanya :D) terlebih dahulu si layangan untuk mengetes apakah bagus apa tidak. Lalu kita memlilih mau yang sebesar apa layangannya. Kemudian setelah layangan tersebut sudah kita pilih, kita pun membuat tali kama untuk layangan tersebut agar dapat terbang dengan sempurna serta dapat kita kendalikan dengan baik. Lalu pada akhirnya layangan itu dapat terbang di angkasa.

Benar, ternyata layangan itu laksana mimpi yang harus kita punya. Setiap mimpi pasti akan menyimpan harapan tersendiri bagi sang pemimpi tersebut. Layangan harapan harus segera mereka pilih untuk menyongsong masa depan mereka, yaitu angkasa yang luas, langit biru dimana layangan harapan lain sudah membumbung tinggi mencapai tujuan mereka.

Bagaimana dengan Anda ? Sudahkah memilih IMPIAN ? Memilih layangan saja harus yang baik dan Anda sukai baik bentuk maupun besarnya.

Ayo terbangkan layangan harapan Anda ke angkasa !!

Dandy Kurniadi
Motivator Bisnis Online

Mengertikah Arti Dari Rapatnya Saf Dalam Shalat ??

Halo apa kabar sobat ? πŸ™‚

Malam yang sangat cerah juga syahdu. Di detik-detik akhir puasa ini, saya sangat bersyukur masih bisa diberi nikmat sehat juga nikmat iman atas apa yang Allah SWT berikan kepada saya. Alhamdulillah πŸ™‚

Jika memang lusa lebaran, malam ini adalah hari terakhir umat islam tarawih di bulan Ramadhan ini. Tarawih di masjid memang sangat menyenangkan karena bisa bertemu banyak orang dan beribadah bersama untuk bermunajat kepada-Nya. Tapi kenapa ya, saya kadang masih suka tidak mengerti dengan para jemaah yang masih saja tidak rapat saf nya ?

Saya yakin, para jemaah yang biasa shalat di mesjid atau pun tidak pasti pernah sekali dua kali mendengar dan tahu bahwa jika mau shalat itu saf harus rapat dan lurus. Tapi kenapa masih saja renggang ? Bahkan parahnya ketika saya mencoba merapatkan kaki, mereka malah menyempitkan kaki mereka. Lantas sempurnakah shalat kami ?

Grrrr.. Kadang saya kesal sendiri. Jelas-jelas sang imam sudah bilang,

” Rapatkan saf dan barisannya. Luruskan biar shalatnya sempurna. ”

Eeeh masih saja renggang. Ampun deh ego nya. Atau merasa tidak terlalu penting ya menuruti kata Imam ?? Mau jitak rasanya, kadang yang sudah tua pun sama saja. Inilah yang saya sayangkan dari kurangnya pemahaman banyak masyarakat Indonesia atas segala sesuatu yang mereka kerjakan. Terlebih dalam shalat, masih banyak sekali orang yang hanya sekedar menggugurkan kewajiban tanpa benar-benar mau memahami esensi sebenarnya dari apa yang sedang mereka kerjakan.

Dalam buku yang saya baca tentang Shalat, diceritakan bahwa banyak sekali orang yang shalat tapi tidak diterima. Bahkan ada cerita yang mengisahkan tentang seorang yang ahli ibadah, namun selama 60 tahun ia hidup pahala shalatnya tidak diterima. Masya Allah.

Walau dengan ilmu saya yang masih cetek ini belum bisa merubah banyak orang, setidaknya saya terus belajar untuk memperbaiki kualitas diri saya. Terutama dengan memahami atas segala sesuatu yang saya kerjakan. Jangan sampai sia-sia ataupun tidak maksimal. Seperti pelaksanaan shalat berjamaah tadi.

Kesempurnaan hanya milik Allah, tapi kita sebagai makhluknya haruslah senantiasa terus memperbaiki diri dan terus belajar. Bukan menjadikan alasan tidak sempurna sebagai batu hambatan bahwa Anda tidak bisa menjadi insan yang luar biasa.

Tetap SEMANGAT πŸ˜‰

Dandy Kurniadi TakoTaki
@TakoTakiBuddy
Motivator Bisnis Online